Jika Disengaja, Kasus Lembaran Alquran Untuk Bungkus Makanan Memprihatinkan

user
agus 16 Oktober 2016, 20:54 WIB
untitled

JAKARTA (KRjogja.com) – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyesalkan adanya puluhan lembar Alquran yang dijadikan bungkus makanan di salah satu hajatan warga Dusun 05, Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid mengatakan, adanya peristiwa itu membuktikan bahwa semakin lemahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang keistimewaan Alquran. Padahal, kitab suci umat Islam itu sangat dijunjung tinggi kemuliaannya sejak dulu.

"Misalnya, dibawa dengan tangan kanan bahkan sebagian masyarakat membawanya di atas kepala. Ini menunjukkan masih lemah atau melemahnya penghormatan kepada Alquran akibat kurang merata atau kurang intensifnya pendidikan tentang Alquran," ujar Sodiq kepada Okezone, Minggu (16/10/2016).

Politikus Partai Gerindra itu meminta Kementerian Agama untuk memastikan apakah benar lembaran tersebut merupakan ayat suci Alquran.

Bila benar, ia meminta Kemenag untuk memperketat pengawasan produksi bahkan pascaproduksi kitab suci Alquran oleh penerbit-penerbit agar tak ada lembaran yang terlepas atau tak terpakai bisa beredar di masyarakat.

"Kemenag dan siapapun yang memproduksi harus pastikan bahwa tidak ada lembaran yang lepas ketika mereka memproduksi dan mendistribusikannya," ucap Sodiq.

Menurut Sodiq masalah seperti ini sangat sensitif seiring maraknya pemberitaan tentang sejumlah kasus pelecehan terhadap Alquran. Ia meminta agar kepolisian memeriksa pihak-pihak yang terkait kasus ini dan memgusutnya hingga tuntas.

"Apakah karena tidak tahu atau karena ada kesengajaan. Ini yang harus difollow up," tegasnya. (*)

Kredit

Bagikan