Pemerintah Terus 'Poles' PLBN Motamasin

user
tomi 24 Agustus 2018, 05:05 WIB
untitled

MALAKA, KRJOGJA.com - Membangun dari pinggiran menjadi salah satu bunyi Nawacita Presiden Joko Widodo. Nawacita ini diterapkan dengan baik di area perbatasan. Seperti Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin.

PLBN ini berada di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Atau menjadi salah satu pintu masuk bagi wisatawan asal Timor Leste yang ingin ke Indonesia.

Menariknya, PLBN ini tidak hanya menjadi jalur utama para wisatawan crossborder. Belakangan, PLBN Motamasin menjadi sasaran selfie para netizen.

Foto-foto dengan latar belakang PLBN Motamasin telah hilir mudik di feed Instagram atau sosial media lainnya. PLBN ini baru berdiri dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Januari 2018.

"PLBN menjadi salah satu daya tarik sendiri untuk wisatawan datang ke Indonesia. Di samping itu berbagai event crossborder juga dihadirkan, Di NTT sendiri terdapat 4 event crosborder," ujar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Ricky Fauzi, Kamis (23/8).

Tertariknya masyarakat dan netizen terhadap PLBN Motamasin sangat beralasan. Sebab, infrastruktur yang dibangun mengandung unsur keariafan lokal. Di sisi plafon yang bernuansa etniknya diambil dari pola-pola lokal tenun ikat Belu dan Malaka. Pola-pola lokal tenun ikat Belu dan Malaka ini diaplikasikan juga pada bentuk lampu.

Secara keseluruhan, PLBN Motamasin menggunakan cat warna putih dan cokelat sehingga ketika dipandang terlihat lebih bersih dan elegan. Ada bangunan tersendiri yang berdiri berada di sisi kanan bangunan zona inti. Di sana, kendaraan bermuatan besar yang mengangkut barang untuk diekspor-impor diperiksa kelengkapan serta barang yang dibawa.

PLBN Motamasin memiliki bangunan utama seluas 2.114 meter persegi, yang terdiri dari bangunan kedatangan 428,9 meter persegi, bangunan kantor 413,8 meter persegi, dan bangunan keberangkatan 428,9 meter persegi. Adapun luas bangunan seluruhnya adalah 3.077,88 meter persegi dan luas lahan 11,29 hektar. (*)

Kredit

Bagikan