Sebar Kebencian, 405 Akun Medsos Diblokir di Jatim

user
agus 09 Januari 2018, 08:48 WIB
untitled

SURABAYA (KRjogja.com) - Sebanyak 405 akun media sosial (Medos) diblokir Tim Cyber Trops Polda Jatim menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018. Pemblokiran dilakukan lantaran akun tersebut menyebarkan ujaran kebencian dan mengadu domba.

Sebelum melakukan pemblokiran, Tim Cyber Trops Polda Jatim menggelar penyelidikan melalui dunia maya. Hasilnya ratusan akun tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenaran, sehingga diblokir.

“Ada ratusan berbagai akun medsos yang diblokir Cyber Trops, itu mulai Oktober 2017 sampai Januari 2018,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, pada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (8/1/2018).

Menurut Barung, akun yang diblokir karena menebar berbagai postingan negatif. Misal postingan berisi kebencian, SARA dan adu domba. Akibatnya mampu memprovokasi dan mengintervensi seseorang.

Mayoritas akun yang dinonaktifkan merupakan akun yang tidak diketahui siapa pemiliknya alias tak bertuan. Pihaknya juga tidak segan-segan menindak tegas para pelanggar tersebut. Apabila sudah terlewat batas sebagaimana yang diatur dalam UU.

“Kami akan mengambil tindakan hukum, bila sudah kelewat batas. Kami menghimbau pada masyarakat agar tidak menyebarkan ujaran kebencian, melainkan harus menjaga situasi yang aman ini supaya tetap kondusif,” tukas Barung.

Pada Pilkada serentak 2018 ini, di Jatim ada sebanyak 17 Kabupaten/Kota yang mengikuti pilkada. Kemudian ditambah Pilgub Jatim. Untuk pilgub Jatim sendiri akan diikuti pasangan Khofifah – Emil, yang diusung Demokrat, Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP.

Serta Gus Ipul yang diusung PDI P-PKB. Namun hingga kini, Gus Ipul masih mencari pendamping sebagai cawagub. Ini menyusul Azwar Anas yang mengundurkan diri sebagai cawagub setelah beredar foto hot mirip dengan dirinya. (*) 

Kredit

Bagikan