PTTEP-Dompet Dhuafa Cari 100 Duta Sehat

user
tomi 28 Juni 2019, 19:51 WIB
untitled

JAKARTA.KRJOGJA.com- Indonesia masih banyak membutuhkan tenaga kesehatan untuk penanganan masalah kesehatan, tidak hanya tenaga kesehatan namun juga para pegiat kesehatan dalam hal ini Duta Sehat.


Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, masih ada beberapa penyakit yang menjadi masalah kesehatan Indonesia di sepanjang 2018, seperti gizi buruk, penyakit menular, dan kesehatan mental. 


Guna memilih duta sehat, perusahaan minyak dan gas asal Thailand, PTTEP

bersama Dompet Dhuafa memilih 100 Duta Sehat yang siap mengabdi untuk menuntaskan permasalahan kesehatan  di Indonesia.


Direktur CSR Dompet Dhuafa Social Enterprise, Herdiansah menjelaskan 100 Duta Sehat yang terpilih adalah  dari kalangan mahasiswa dengan latar belakang pendidikan kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu gizi.


“Penghargaan dan penyematan 100 Duta Sehat Indonesia ini diharapkan mampu mendorong individu dan masyarakat terus  berkontribusi untuk negeri terutama di bidang kesehatan,” kata Herdiansah di Auditorium Fakultas Kedokteran Trisakti, Jakarta, Jumat (28/06/2019).


Pada kesempatan yang sama, Public Relation and Afairs Ofcer PTTEP, Irwan Mardelis menambahkan, kegiatan pemilihan 100 Duta Sehat Indonesia ini merupakan kegiatan lanjutan dari program pejuang kesehatan yang berhasil dilakukan dalam dua tahun terakhir.


"Pembeda kegiatan kali ini dengan tahun sebelumnya yakni adanya penghargaan kepada para tokoh nasional, aktivis, dan publik figur yang telah berkontribusi di bidang kesehatan,” ujar Irwan.


Dijelaskan Irwan, para calon Duta Sehat dipilih dari berbagai universitas, antara lain Universitas Indonesia, Trisakti, IPB, UIN, dan UPN Veteran Jakarta.

Sebelum terpilih menjadi Duta Sehat Indonesia, para kandidat mengikuti serangkaian seleksi proposal, presentasi, dan penjurian yang dilakukan oleh para dokter yang berasal dari berbagai universitas.


Selanjutnya, 100 Duta Sehat yang terpilih akan mendapatkan bantuan program guna mendukung kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan. Laporan hasil pengabdian masyarakat ini akan dibuat menjadi satu buku report bertema dedikasi untuk negeri.


Program pemilihan 100 Duta Sehat ini dilakukan melalui Gerai Sehat Rorotan yang didirikan PTTEP dan Dompet Dhuafa sejak 2014 lalu, sekaligus sebagai puncak peringatan HUT ke-4 gerai sehat tersebut.


Selain memilih 100 Duta Sehat, Gerai Sehat Rorotan PTTEP –Dompet Dhuafa juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh nasional, aktivis, dan public fgure yang berkontribusi di bidang kesehtan. Proses seleksi dan penilaian dilakukan bersama oleh Gerai Sehat Rorotan PTTEP-Dompet Dhuafa dan Forum Ikatan Alumni Kedokteran Seluruh Indonesia (FIAKSI). 


Terdapat tiga kategori dalam penghargaan ini yaitu Ketegori Pemimpin Publik Berdedikasi Dalam Mendukung Kebijakan Kesehatan Masyarakat dengan terpilih sebagai pemenag yaitu Prof. dr Ali Ghufron Mukti M.Sc., Ph.D. (Wakil Menteri Kesehatan 2011 – 2014 dan Rektor Universitas Trisakti), Ir. H. Mohammad

Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar Periode 2014 – 2019, dan dr. Hj. Faida, MMR (Bupati Jember Periode 2016 – 2021).


Kategori Aktivis Kesehatan Inspiratif terpilih yaitu dr. Gamal Albinsaid (dokter, wirausahawan sosial, CEO Indonesia Medika), Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, Sp.A(K) (Pakar Penyakit Nutrisi Metabolik Anak) dan Prof. dr. Sri Suparyati,Sp.A.(K),Ph.D. (Peneliti Ahli Penyakit Diare pada Anak).


Sedangkan untuk Kategori Artis/ Tokoh Publik yang Berkomitmen Dalam Menjaga dan Mengedukasi Pola Hidup Sehat terplih dr. Lula Kamal, dan Titiek Puspa sebagai salah satu penerima penghargaan kategori artis/tokoh publik. (Imd)

Kredit

Bagikan