Atasi Stunting, Menkes Tugasi BKKBN

user
tomi 29 Oktober 2019, 22:06 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan penurunan angka stunting salah satunya berada di tangan BKKBN.

Karena itu persoalan stunting masih menjadi prioritas yang harus diselesaikan di kementeriannya melalui peningkatan kesejahteraan jasmani dan juga pendidikan.

Demikian Menkes Terawan Agus Putranto  saat berlangsung acara Silahturahmi dan Pembinaan ASN BKKBN di kantor BKKBN Jakarta, Senin (28/10/2019).

Terawan mengatakan peningkatan kesehatan jasmani dan pendidikan adalah keharusan karena dua hal tersebut saling memiliki ketergantungan. "Karena, jasmaninya sehat, tapi kalau pendidikannya tidak sehat, memberi asupan-asupan keperawatan terhadap anaknya menjadi tidak baik. Otomatis tetap stunting tidak bisa diatasi, kalau kita tidak bahu membahu. Bukan hanya masalah asupan kesejahteraan pada fisik saja, tapi pada pendidikan, terutama adalah cara-cara merawat anak menjadi anak yang tidak termasuk golongan stunting. Bahkan nantinya menjadi anak yang tumbuh menjadi generasi muda yang maju," kata Menkes.

Menurutnya, solusi penurunan angka stunting salah satunya berada di tangan BKKBN. Terawan juga menjanjikan bahwa Kementerian Kesehatan akan membantu BKKBN sepenuhnya dalam menyelesaikan masalah ini melalui koridor aturan-aturan penganggaran dan kebirokrasian yang benar.

"Tetapi, aturan birokrasi tidak boleh menghambat kerja kita di dalam menuntaskan kasus stunting. Di celah-celah birokrasi bisa kita siasati, tanpa harus melanggarnya. Tapi suksesnya program menjadi tujuan kita," tambah Terawan.

Dalam kesempatan tersebut, Terawan juga menjanjikan akan mengembalikan orientasi pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pada prioritas pelayanan preventif dan promotif, yang sebelumnya lebih berorientasi pada pelayanan kuratif dan rehabilitatif.(ati)

Kredit

Bagikan