Penting, Peran Perempuan Bentengi Keluarga dari Radikalisme

user
tomi 11 Oktober 2019, 13:41 WIB
untitled

PADANG, KRJOGJA.com - Posisi perempuan sangat vital dalam keluarga. Dengan demikian, perempuan juga memiliki peran vital dalam membentengi keluarga dari penyebaran radikalisme dan terorisme.

Hal itu ditegaskan oleh Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Hendri Paruhuman Lubis dalam kegiatan “Perempuan Agen Perdamaian” Pelibatan Perempuan Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme yang digelar BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Hotel Kyriad Bumininang, Kamis (10/10/2019).

BACA JUGA :

Diserang di Pandeglang, Wiranto Terkena 2 Luka Tusukan

“Tidak dapat dipungkiri posisi perempuan sangat vital dalam keluarga. Sementara keluarga merupakan sekolah pertama dalam penanaman nilai moral dan karakter anak. Itulah kunci penanaman karakter dan jati diri anak. Perempuan dengan peran seperti ini bisa menjadi benteng dari pengaruh paham dan ideologi kekerasan yang saat ini menyasar anak usia dini, terutama radikalisme dan terorisme,” ujar Deputi 1.

Karena itulah, kata Mayjen Hendri Lubis, diperlukan upaya nilai kebangsaan, wawasan keagamaan, dan kearifan lokal dalam keluarga menjadi sangat efektif sebagai filter dalam menangkal penyebaran radikalisme dan terorisme. Merujuk hasil survei yang dilakukan BNPT pada tahun 2018 menyatakan bahwa kearifan lokal sangat efektif dalam menangkal penyebaran radikalisme.

Sebanyak 63,60 persen responden survei percaya bahwa kearifan lokal dapat menangkal radikalisme dan diyakini sebagai kontrol sosial. Dengan demikian, kearifan lokal seharusnya dapat ditanamkan dan diterapkan sejak dinri dalam keluarga, dari segi tutur lisan maupun tata krama dalam lingkungan.

“Disinilah peran perempuan sangat vital untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan kearifan sejak dini kepada anak. Bila itu dilakukan, dipastikan serangan radikalisme dan terorisme akan mentah dengan sendirinya,” imbah Hendri. (*)

Kredit

Bagikan