Kemnaker Percepat Implementasi Reformasi Birokrasi

user
agus 08 Oktober 2019, 23:34 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk mempercepat implementasi reformasi birokrasi di lingkungan Kemnaker sehingga berbagai upaya telah dilakukan untuk mewujudkan komitmen tersebut, dan salah satunya dengan meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan.

"Atas arahan Bapak Menteri (Ketenagakerjaan), kita selama ini terus mengingatkan dan mengupayakan bagaimana pelayanan itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Khairul Anwar, usai membuka Entry Meeting Penilaian Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian Ketenagakerjaan di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Berbagai upaya, menurutnya, telah dilakukan Kemnaker untuk meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan, baik dalam hal layanan perizinan, pelatihan, penempatan tenaga kerja, Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dan sebagainya. Upaya itu di antaranya mengintegrasikan layanan, serta membangun layanan berbasis digital/online.

"Poin utamanya, kita harus melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa puas dalam merasakan pelayanan," kata Khairul. Selain layanan, reformasi birokrasi di Kemnaker juga mencakup aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess), dan sumber daya manusia aparatur.

Berbagai permasalahan atau hambatan yang mengakibatkan sistem penyelenggaraan pemerintahan tidak berjalan, terus ditata ulang atau diperbaharui. Reformasi birokrasi yang dilakukan Kemnaker selama ini, ujar Khairul, telah membuahkan hasil. Diantaranya adalah Opini WTP dari BPK atas laporan keuangan Kemnaker dalam tiga tahun terakhir.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan-RB, Muhammad Yusuf Ateh, mengapresiasi komitmen seluruh pejabat eselon I dan eselon II Kemnaker yang hadir dalam Entry Meeting ini. “Kehadiran seluruh pejabat dalam evaluasi RB ini sangat diapresiasi, karena menunjukkan kesungguhan dan komitmen Pimpinan Tinggi Kemnaker untuk menerapkan reformasi birokrasi di Kemnaker,” tegasnya. (Ful)

Credits

Bagikan