Lindungi Para Atlet, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI

user
agus 02 Juni 2018, 20:10 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Setelah bekerjasama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam melindungi Pesepak Bola U-16,U-19, dan U23, kali ini BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk menjaring beragam Atlet Indonesia lainnya agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

"Semua pekerja berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk atlet olahraga yang notabene sebagian besarnya memiliki risiko saat bertanding ataupun latihan," kata Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (1/6/2018).

Kerjasama dengan KONI ini, menurutnya,  tidak hanya mencakup para atletnya, namun juga termasuk pelaku olah raga lainnya seperti Pembina Olahraga serta Pengurus KONI baik yang KONI Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Mengenai kerjasama ini tertuang dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) antara KONI dan BPJS Ketenagakerjaan tentang Sinergi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pelaku Olahraga.

Dalam PKS itu ditandatangani  E. Ilyas Lubis, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman, Ketua Umum KONI, di Kantor KONI, Gedung Direksi Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (30/5/2018). Saat ini terdapat 34 KONI Provinsi dan 67 Pengurus Besar (PB) / Pengurus Pusat (PP).

Sementara untuk jumlah Pelaku Olahraga secara keseluruhan mencapai 358.000 orang yang nantinya akan didaftarkan secara bertahap menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya masing-masing. Untuk proses pendaftaran tersebut, BPJS Ketenagakerjaan telah menyediakan kantor pelayanan dengan jumlah 122 kantor cabang dan 203 kantor cabang perintis yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu pendaftaran dan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan melalui perbankan yang telah bekerjasama. “Segala upaya kami lakukan untuk dapat memberikan kemudahan akses  kepada peserta dan calon peserta agar mudah untuk mendapatkan informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan dan membangun kesadaran tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Ilyas. (Ful) 

Kredit

Bagikan