Bali Spirit 2019 Semakin Eksotis

user
tomi 03 Januari 2019, 07:17 WIB
untitled

DENPASAR, KRJOGJA.com - Bali Spirit Festival yang akan digelar 24-31 Maret 2019 mengusung konsep trilogi, yaitu yoga, dance, dan music. Lokasinya di The Bali Purnati Center for The Arts, Jalan Gunung Abang, Br Penataran, Batuan, Sukawati, Ubud, Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, energi besar dimiliki Bali Spirit Festival. “Bali Spirit Festival 2019 adalah energi terbaik. Aura positifnya mampu memberikan kesegaran dan kebugaran bagi setiap pesertanya. Peserta dijamin akan mendapatkan experience terbaik. Apalagi, Bali sudah terkenal dengan nature dan culturenya. Levelnya dunia. Semua yang serba luar biasa ini akan menjadi paket terbaik bagi para wisatawan,” ungkap Menpar, Kamis (3/1).

 

Selain konsep trilogi Bali Spirit Festival 2019, event ini tetap meniupkan inspirasi melalui sub event. Ada yoga & meditation, dance & martial arts, hingga healing, sound healing, & breathwork. Ada juga satsang & dharma talks, Indonesian presenters, coco love stage, daytime music, juga personal development & seminars. Secara umum, Bali Spirit Festival sudah menempatkan para experts sebagai instrukturnya.

 

Bali Spirit Festival akan melibatkan sekitar 141 instruktur dari 5 benua. Dari angka ini, 84% atau 119 nama adalah instruktur asing lalu 16% lokal. Komposisi instruktur 60 orang terbesar datang dari Amerika, lalu Eropa dengan 26 nama. Di luar Indonesia, Asia memiliki 13 instruktur dan 16 nama dari Benua Australia, lalu Afrika mengirimkan 4 dutanya.

 

“Memiliki sub event beragam, Bali Spirit Festival ini juga melibatkan banyak instruktur. Menariknya slot terbesar didominasi mancanegara. Hal ini bagus untuk menaikan kunjungan wisman. Sebab, festival ini pasti akan banyak menarik peserta mancanegara lebih banyak,” terang Menpar.

 

Tahun 2018 lalu,, Bali Spirit Festival mampu menarik peserta dari 40 negara di dunia. Mereka bersatu di Pulau Dewata untuk membangun energi baru. Pada event 2019 ini, Bali Spirit Festival tetap membagikan kemeriahannya. Coco Love Stage: Daytime Music disajikan di Dharma Fair. Dibuka pukul 12.00-17.00 WITA, panggung ini menyajikan beragam hiburan.

oco Love Stage: Daytime Music menawarkan aksi multi budaya. Tarian tradisional, para penampil lokal, hingga musisi mancanegara bergabung dalam satu panggung. Komposisi lokal diantaranya Rizal and The Rasendriya dan Catur Hari Wijaya. Slot internasional diantaranya, DJ RAMMO (Eropa). Aksi lain, Jeremy Roske (Amerika) dengan Tribal Folk-nya juga Musisi Electronic Music Sifoux (Malaysia).

Dalam event ini, peserta juga bisa menikmati beragam kuliner nikmat. Kuliner di sini pun memiliki bahan baku organik. Bagi kaum vegan, ada restoran terbaik yang disiapkan bagi mereka. Sudut ini juga menawarkan beragam cenderamata, seperti perhiasan, pakaian, hingga barang beragam hasil kerajinan tangan.

Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, festival ini penuh inspirasi.

"Bali Spirit Festival 2019 memang sangat menginspirasi. Content yang ditawarkan padat dan berkualitas. Semua bangsa di dunia bertemu di sini. Lebih penting lagi, festival ini destinasi terbaik bagi keluarga. Sebab, ada banyak fasilitas anak. Festival ini juga menawarkan paket dengan harga menarik,” kata Esthy.

Melengkapi kegembiraan, Bali Spirit Festival pun memberikan banyak diskon di versi Early Bird. Untuk level festival, Abundance Pass diskon diberikan hingga USD75, lalu potongan USD50 untuk Day Spirit Pass. Khusus 3-Day Weekend Pass didiskon hanya USD25. Namun, diskon menarik ini berlaku sampai dengan 6 Januari 2019. Diskon ini juga berlaku untuk tiket festival dengan besaran beragam. (*)

Kredit

Bagikan