Korut Batal Dialog dengan Korsel

user
ivan 20 Mei 2018, 01:19 WIB
untitled

KORSEL, KRJOGJA.com - Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan sepakat untuk terus mengupayakan penerapan Deklarasi Panmunjom meski Korea Utara sempat membatalkan rencana pertemuan. Deklarasi tersebut merupakan hasil pertemuan antara Presiden Korsel Moon Jae-in dengan pemimpin Korut Kim Jong-un, April lalu.

Dewan Keamanan Nasional Korsel menggelar rapat setelah Korea Utara membatalkan pertemuan yang rencananya membahas kelanjutan hasil pertemuan tingkat tinggi Presiden Moon Jae-in dengan Kim Jong-ung.

Rapat yang dipimpin Chung Eui-yong membahas langkah-langkah yang harus diambil setelah Korea Utara menunda pembicaraan tingkat-tinggi antar-Korea. Korut menyatakan tidak akan berbicara dengan Korsel kecuali Seoul menghentikan latihan militer yang berlangsung dengan Amerika Serikat.

Korea Utara sering mengecam latihan militer tersebut sebagai latihan untuk menginvasi. Ri Son-gwon, pejabat Korea Utara yang menangani urusan antar-Korea, menyatakan komentar kritis dari salah satu pembelot Korut menjadi alasan lain pembatalan dialog.

"Kecuali situasi serius yang disebabkan penundaan perundingan tinggi antar-Korea diselesaikan, akan sulit untuk bertatap muka lagi dengan rezim Korea Selatan saat ini," kata Ri.

Menurut situs resmi Kepresidenan Korsel, president.go.kr, hasil rapat menetapkan bahwa Seoul kembali ke posisi mereka bahwa Deklarasi Panmunjom yang disepakati pada pertemuan antar-Korea 27 April harus dilaksanakan sesuai jadwal. (*)

Kredit

Bagikan