BRI -Kemdikbud Sediakan Rumah Bagi di Guru Pelosok

user
tomi 27 April 2018, 19:24 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk  (Bank BRI) bekerja sama dalam membantu guru, khususnya yang berada di pelosok agar memiliki hunian layak dan terjangkau.

Perjanjian kerja sama fasilitasi Kredit Kepemilikan Rumah Sejahtera (KPRS) dan Kredit Kepemilikan Properti (KPP) bagi Guru dan Tenaga Kependidikan dilakukan oleh direktorat teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dengan bank BRI.

"Ini merupakan salah satu upaya kita untuk memfasilitasi guru-guru kita, khususnya yang di daerah terpencil. Agar mereka mendapatkan ketenangan, dan tidak lagi memikirkan masalah-masalah non teknis dalam menjalankan tugasnya," disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt. Dirjen GTK) Hamid Muhammad yang turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (27/04/2018).

Ditjen GTK bekerja sama dengan dinas-dinas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia segera melakukan pemetaan untuk mengetahui data guru yang belum memiliki rumah. "Yang menjadi sasaran kita memang para guru yang belum memiliki rumah. Untuk saat ini, bagi mereka yang sudah memiliki penghasilan tetap," ujar Dirjen Hamid.

Fasilitasi kepemilikan hunian layak yang dilakukan Kemendikbud dan bank BRI ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi guru yang belum memiliki rumah yang layak huni dan terjangkau. Awalnya, program ini diberikan kepada para guru garis depan.

Program yang ditawarkan dalam pemberian kredit juga bervariasi, antara lain Program Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera dan Program Kredit Pemilikan Properti bagi Guru dan Tenaga Kependidikan.

Untuk tahap awal akan disalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi kepada 2.000 guru. Selain itu, terdapat pula fasilitas perbaikan rumah.

"Spesifikasi rumah akan mengikuti aturan FLPP. Untuk non FLPP atau non subsidi terbuka berapapun," jelas Direktur Konsumer BRI, Handayani.

Proyek percontohan fasilitasi pemberian KPRS dan KPP dilakukan di Kupang Nusa Tenggara Timur, Manokwari Papua Barat, dan beberapa wilayah di Jawa Timur. "Dengan tempat tinggal yang tetap, kita harapkan guru-guru di garis depan ini dapat lebih fokus dan betah di tempatnya bertugas," ujar Hamid. (Ati/*-3)

Kredit

Bagikan