Sikat 599 Unit Ponsel, Sindikat Pembobol Konter HP Digulung Petugas

user
danar 21 Juni 2016, 17:53 WIB
untitled

SLEMAN (KRjogja.com) - Jajaran Reserse Kriminal Umum Polres Sleman Selasa (21/06/2016) berhasil mengamankan kawanan pelaku pembobolan sebuah konter handphone di Nandan Sariharjo Ngaglik Sleman. Setelah sempat buron sejak 14 Mei 2016, tiga tersangka yang menggondol 599 buah telpon genggam dan satu buah televisi ini berhasil diringkus di kawasan Batang Jawa Tengah.

Kapolres Sleman AKBP Yuliyanto dalam rilis kasus di Mapolres Sleman mengatakan pelaku cukup berpengalaman dalam melakukan pembobolan terbukti dari CCTV yang sengaja dirusak serta kerapian saat beraksi. Menurut Kapolres, aksi tersebut sudah direncanakan para tersangka yang salah satunya sempat terjerat kasus pembobolan toko pakaian di kawasan Jalan Gejayan.

"Kami amankan tiga tersangka yakni Wiyono, Pur dan Kun di rumah salah satu tersangka Pur yang ada di Batang Jawa Tengah. Barang bukti yang kami temukan yakni 23 unit hanphone berbagai merk yang belum sempat terjual, satu televisi serta obeng dan gunting gajah," ungkapnya.

Dalam melakukan aksi kejahatannya komplotan ini sengaja menyewa mobil dan mengganti plat nomor palsu agar sulit terlacak. "Namun satu tersangka yakni W baru dua bulan keluar lapas dengan kasus pencurian dengan pemberatan, sehingga kami bisa lacak dan ternyata menemukan tersangka lainnya," imbuh Kapolres.

Tersangka W mengaku nekat melakukan aksi pembobolan tersebut lantaran terlilit hutang dan tak punya pekerjaan. "Tidak punya pekerjaan lain lagi, yasudah nekat mencuri, niat buat bayar hutang malah ketangkap lagi," ungkap warga asli Batang ini.

Kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait pembeli ratusan ponsel hasil curian tersebut. Apabila terbukti sebagai penadah maka polisi tak segan menangkap pembeli yang ditengarai berada di Jakarta ini.

Aksi pencurian dengan pemberatan ini menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi korban yakni Rp 300-an juta. Sementara itu ketiga tersangka terancam hukuman penjara 7 tahun setelah dipastikan melanggar KUHP Pasal 363.

"Kami masih kejar satu tersangka lainnya sementara ketiga orang ini terancam hukuman 7 tahun penjara," lanjut Kasatreskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar. (Fxh)

Kredit

Bagikan