Kemenkeu Ungkap Penyebab Dana Nganggur di Daerah

user
ivan 15 Januari 2020, 17:29 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Primanto Bhakti membuka 'rahasia' kenapa dana transfer triliunan rupiah banyak yang mengendap di rekening kas daerah. Menurutnya, endapan dana terjadi karena perencanaan anggaran di daerah buruk.

Akibat perencanaan buruk tersebut, dana transfer yang dikirimkan pemerintah ke daerah gagal dimanfaatkan secara maksimal. Dengan demikian, realisasi dana yang dikucurkan tak sama dengan rencana awal. "Lalu ada juga yang karena pembayaran dilakukan di belakang," katanya.

Ia membantah masalah terjadi karena ulah pemda mencari keuntungan dari bunga bank atas dana yang diendapkan tersebut. Menurutnya, tingkat bunga yang diberikan bank atas dana yang mengendap tersebut kecil.

"Untuk potensi daerah mengendapkan uang di bank untuk cari keuntungan bunga kami lihat kayaknya tidak ada nih, kan kecil banget juga bunganya," jelas Astera.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluhkan pengelolaan dana transfer yang diberikan pemerintah pusat ke daerah. Keluhan ia sampaikan terkait dana transfer triliunan rupiah yang mengendap di rekening kas daerah.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, jumlah simpanan pemda di rekening daerah mencapai Rp186 triliun per November 2019. Jumlah tersebut berpotensi bertambah jadi Rp220 triliun. (*)

Kredit

Bagikan