Cegah Stunting, Rajin Bawa Anak ke Posyandu

user
tomi 09 April 2018, 06:06 WIB
untitled


SUKABUMI, KRJOGJA.com - Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat menyajikan makanan tambahan yang terbuat dari bahan pangan lokal dan membawa buah hatinya sebulan sekali ke Posyandu atau fasilitas kesehatan lain guna mencegah stunting.

 

"Sebulan sekali anak-anak kita dibawa ke Posyandu untuk ditimbang dan diukur tinggi badannya, dicatat secara rutin. Ini penting sekali bagi ibu-ibu yang memiliki bayi dan Balita, agar kita bisa tahu anak kita itu stunting atau tidak. Jangan sampaoi anak-anak kita kecil, (tinggi badannya) kerdil", tutur Presiden Joko Widodo, saat mengawali kegiatan di hari kedua rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4).

Presiden Jokowi didampingi Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, meninjau "Pelayanan 5 Meja Posyandu", yang terdiri dari: meja pendaftaran; meja penimbangan dan pengukuran tinggi/panjang badan; meja pencatatan hasil; meja penyuluhan dan pelayanan gizi bagi Balita, ibu hamil dan ibu menyusui, serta meja pelayanan kesehatan (pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat cacing).

Presiden juga berpesan kepada para kader kesehatan untuk senantiasa melakukan konseling kepada para calon ibu, ibu-ibu hamil, serta ibu bayi dan Balita.

"Betapa pentingnya ASI, perlunya tambahan tablet tambah darah, juga mengenai gizi untuk tumbuh kembang anak. Sajikan makanan tambahan yang terbuat dari bahan pangan lokal", katanya.

Selain itu, Presiden menekankan pula mengenai pentingnya asupan sumber protein (ikan, telur, daging, keju, susu, kacang-kacangan) bagi seorang anak yang sedang dalam masa emas pertumbuhan, yakni saat berada dalam kandungan hingga berusia dua tahun.

"Jangan lupa, kacang hijau, telur, ikan, susu, serta sayur dan buah. Jangan sampai mereka kekurangan gizi dan menjadi stunting", jelas Presiden. (Ati)

Kredit

Bagikan