Presiden Minta Ulama Tolak Berita Hoax

user
danar 04 April 2018, 05:15 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Presiden Jokowi menerima kedatangan sejumlah ulama dari Jawa Barat di Istana Negara, Selasa (3/4/2018). Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta para ulama untuk menolak penyebaran berita palsu atau hoax.

"Ada arahan Presiden Jokowi antara lain menolak agar kami menangkal berita-berita hoax, supaya tidak meresahkan masyarakat," ujar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rachmat Syafei, usai pertemuan di Istana Kepresidenan.

Menurut Rachmat, penyebaran berita hoax sudah sangat meresahkan. Oleh karenanya, para ulama di Jabar berkewajiban mengingatkan masyarakat agar tak mudah terpengaruh berita-berita hoax.

"Ulama mempunyai kewajiban mengingatkan bahwa berita-berita itu adalah menyesatkan, dan harus diatasi," kata Rachmat.

Selain membahas tentang pencegahan berita hoax, sambung Rachmat, pihaknya juga membicarakan tentang kehidupan masyarakat di pesantren dan perkembangan ekonomi para santri.

"Tentunya Presiden Jokowi ingin menghidupkan ekonomi di pesantren dan masyarakat bawah ya. Kami hanya ingin punya hak untuk diperhatikan itu saja," ucap Rachmat.(*)

Kredit

Bagikan