Pemerintah Bayar Asuransi Aset Kemenkeu

user
ivan 24 November 2019, 07:17 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pemerintah membayar premi asuransi Barang Milik Negara (BMN) Rp21,30 miliar untuk aset milik Kementerian Keuangan senilai Rp10,84 triliun. Aset Kemenkeu berupa gedung tercatat sebanyak 1.360 unit.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan asuransi BMN itu diserahkan kepada konsorsium asuransi yang terdiri dari 50 perusahaan asuransi dan 6 perusahaan reasuransi.

"Kami sudah menandatangani kontrak payung antara DJKN Kemenkeu dengan konsorsium asuransi," katanya.

Lebih lanjut, kontrak ini akan menjadi dasar payung hukum untuk implementasi asuransi aset negara milik Kementerian atau Lembaga (K/L) lainnya. Kontrak itu, berisi informasi data tertanggung, rincian objek pertanggungan, kondisi sekitar objek pertanggungan, tingkat risiko objek, dan jangka waktu asuransi.

Tahun depan, pemerintah menargetkan 10 K/L mengasuransikan asetnya. Kesepuluh K/L itu meliputi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Informasi dan Geospasial (BIG), dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Selanjutnya, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pada 2021, pemerintah akan menambah jumlah K/L yang ikut serta dalam program asuransi itu dan 40 K/L pada 2022. Seluruh K/L ditargetkan mengasuransikan asetnya pada 2023. (*)

Kredit

Bagikan