Sri Mulyani Segera Terbitkan Surat Utang Valas

user
ivan 25 Oktober 2019, 11:58 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal akan menerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) alias global bond yang ditawarkan ke investor asing dalam waktu dekat. Meski begitu, ia masih enggan memberi kepastian waktu penerbitan tersebut.

Bendahara Negara memberi sinyal penerbitan global bond karena mempertimbangkan kondisi tingkat bunga acuan yang tengah menurun di dunia. Hal ini membuat tingkat imbal hasil (yield) surat utang luar negeri tengah menurun dari sebelumnya.

Kondisi memungkinkan pemerintah bisa menarik utang dengan tingkat bunga yang lebih rendah kepada pemberi utang. Namun, utang dari Indonesia bisa menarik bagi investor karena yield-nya masih lebih tinggi dari negara-negara lain.

"Secara internasional suku bunga sangat rendah. Jadi ini akan memberikan opportunity (kesempatan) pada kita untuk mencari pembiayaan paling baik bagi kita. Nanti kita akan lihat berapa," ucap Sri Mulyani.

Lebih lanjut, sinyal penerbitan global bond sejatinya sah-sah saja dilakukan lantaran ia sudah mengantisipasi dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 144/PMK.05.2019 tentang Perkiraan Defisit dan Tambahan Pembiayaan Defisit APBN Tahun Anggaran 2019.

"Ini dalam pembiayaan yang mungkin tidak terlalu besar, tapi kami tetap mengkombinasikan antara domestik dan internasional," ujarnya.

Di sisi lain, penerbitan global bond ibarat jurus terakhir yang perlu dilakukan mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu. Sebab, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 kian melebar. Defisit anggaran sebesar Rp199,1 triliun atau 1,24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Agustus 2019. (*)

Kredit

Bagikan