Korut Ancam Balas Dendam Amerika

user
ivan 14 November 2019, 19:45 WIB
untitled

KORUT, KRJOGJA.com - Korea Utara mengecam Amerika Serikat dan Korea Selatan karena masih berencana menggelar latihan militer bersama di tengah pembicaraan denuklirisasi antara Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un.

Pyongyang memperingatkan Washington akan menghadapi ancaman lebih besar dan lebih menyiksa jika AS tak bisa menyelamatkan perundingan pelucutan senjata nuklir dengan Korut hingga akhir tahun ini.

"AS lebih baik berperilaku dengan hati-hati pada momen-momen sensitif, terutama ketika situasi di Semenanjung Korea dapat kembali ke titik awal karena latihan militer bersama tersebut," kata juru bicara Korut.

AS, paparnya, akan menghadapi ancaman yang lebih besar dan akan dipaksa mengakui kegagalannya jika mereka tidak bisa melakukan apa-apa untuk mengubah situasi saat ini.

Jubir itu menuturkan latihan militer AS-Korsel yang rencananya akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan telah melanggar perjanjian antara Trump dan Kim Jong-un saat bertemu untuk pertama kalinya di Singapura pada Juni 2018 lalu.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin negara sepakat mulai memperbaiki dan memperkuat hubungan bilateral, salah satunya dengan menghapus segala kebijakan bermusuhan.

Jubir Korut tersebut menuturkan latihan militer gabungan tahunan AS-Korsel terus memicu "permusuhan" dalam relasi Washington-Pyongyang. (*)

Kredit

Bagikan