Diaggap Mengambil 14 Sertipikat, Tiga Tergugat Ajukan Banding

user
ivan 26 Agustus 2022, 09:00 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Kuasa hukum tiga tergugat perkara tuduhan perbuatan melawan hukum dengan tergugat Chen Djoee Tjen, Ling Riani dan Inge Listiadewi menilai putusan Pengadilan Negeri (PN) Purworejo sangat aneh. Menurut Oncan Poerba SH, perbuatan melawan hukum yang dituduhkan pegngugat tidak terbukti secara nyata dalam persidangan. Dengan tegas pengacara senior ini menyatakan kliennya mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Semarang.

“Putusan yang aneh tapi nyata. Itulah sebagai gambaran peristiwa dari adanya putusan pengadilan karena tanpa alasan pembenar dan tanpa suatu kebenaran yang sesuai dengan dalil gugatan para penggugat, ternyata telah mengabulkan sebagian dari gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan para penggugat,” tegas Oncan Poerba didampingi, Willyam H Saragih SH, FX Yoga Nugrahanto SH di Yogyakarta, Kamis (26/08/2022).

Apalagi menurut Oncan Poerba tuduhan yang ditujukan kepada kliennya yang dikatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara mengambil secara paksa atas 14 buah Sertipikat SHM itu tidak terbukti dilakukan. Bahkan sertipikat tersebut terbukti tidak dikuasai dan dipegang oleh para tergugat, namun dikuasai oleh sejumlah bank dan Polda Jawa Tengah (Jateng).

“Tetapi pihak yang menguasai sertipikat tersebut secara nyata-nyata, malah tidak digugat ke pengadilan. Demikian pula terhadap sertipikat, tidak terbukti adanya 14 Sertipikat sebagaimana yang didalilkan oleh para penggugat. Namun ternyata malah dibenarkan secara hukum, padahal seharusnya dibuktikan dulu kebenaran sertipikat itu apakah ada dalam tangan para tergugat atau tidak,” imbuhnya.

Oncan Poerba dan tim kuasa hukum telah melayangkan memori banding pada Senin (15/08/2022) lalu. Ia berharap di tingkat pengadilan tinggi perkara ini kliennya akan mendapatkan keadilan.

Willyam Saragih menambahkan pihak yang berperkara dalam gugatan ini yakni Nurrohmah dan Billy sebagai penggugat dan tiga orang kliennya sebagai tergugat. Chen Djoee Tjen, Ling Riani dan Inge Listiadewi digugat lantaran dianggap telah mengambil secara paksa 14 buah sertipikat SHM dari tangan Nurrohmah.

“Padahal dari pembuktian hukumnya tidak satu bukti pun yang terungkap dalam persidangan bahwa para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Apabila gugatan itu menyangkut tentang pengambilan sertipikat, maka menurut Willyam Saragih seharusnya putusan tersebut menggugat pihak-pihak yang menguasai sertipikat. Namun ternyata tidak digugat kepengadilan, karena faktanya sertipikat tersebut dikuasai dan dijadikan jaminan.

Dalam kesempatan ini Yoga Nugrahanto juga menegaskan Chen Djoen Kwang semasa hidupnya tidak pernah menikah. Selain itu dalam perjanjian hak tanggungan tidak ada nama yang menyebutkan istri Chen Djoen Kwang bernama Nurrohmah yang ikut menyetujui atas jaminan tersebut dilakukan pada bank yang bersangkutan.

“Chen Djien Kwang setelah meninggal memiliki saudara kandung selaku ahli waris antara lain Chen Djoee Siang, Inge Listiadewi, Chen Djoee Tjen, Ling Riani. Jadi para klien kami ini justru sebagai ahli waris,” jelasnya. (Van)

Kredit

Bagikan