Pasar Induk Beras Cipinang Miliki Klinik Tangani Kecelakaan Kerja

user
danar 21 Agustus 2022, 13:10 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) membangun klinik untuk menangani kecelakaan kerja. Sarana yang diberi nama Klinik PIBC ini diresmikan Jumat, 19 Agustus 2022, dan mulai beroperasi pada Senin pekan depan.

"Klinik ini didirikan untuk menjawab kebutuhan para pekerja yang mengalami kecelakaan di PIBC. Kami juga melayani kesehatan untuk masyarakat umum," kata Kepala Yayasan Darussyifa, Ali Zainal Abidin Shahab.

Klinik ini dibangun atas kerja sama Yayasan Darussyifa dengan Food Station. Food Station merupakan badan usaha milik Pemerintah DKI Jakarta yang menampung beras dari para petani dan mendistribusikannya.

Klinik ini berada sekitar 30 meter dari pintu masuk PIBC. Klinik ini nantinya akan melayani pasien dari Senin hingga Jumat pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.

Pada Sabtu, pelayanan dimulai pukul 12.00 dan tutup pukul 17.00 WIB. Dua orang dokter, satu perawat, satu apoteker, dan satu asisten apoteker akan menjalankan pelayanan kesehatan di Klinik PIBC ini.

"Namun, jika dibutuhkan 24 jam, kita akan buka 24 jam," kata Ali.

Terkendala Jarak

Selama ini, para pekerja pasar yang mengalami kecelakaan kerja acap kali mendatangi sebuah klinik yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi. Yakni, Klinik Pratama Cipinang yang juga berada di bawah naungan Yayasan Darussyifa.

"Dalam sebulan ada 10 sampai 20 pekerja dari pasar datang ke klinik (Klinik Pratama Cipinang)," kata Ali.

Sebenarnya, tak ada perbedaan perlakuan antara korban kecelakaan kerja dengan penderita lain. Namun, menurut Kepala Klinik PIBC dr Eka Oktaviani Saputri, korban yang mengalami kecelakaan kerja seperti patah tulang, bisa langsung dibidai.

"Dengan kata lain, penderita kecelakaan kerja mendapatkan pelayanan lebih cepat dan tepat," kata Eka.(Ati)

Kredit

Bagikan