Polisi Bekuk Penjual Pil Koplo Jaringan Aceh, Ratusan Butir Pil Disita

user
Ary B Prass 19 Agustus 2022, 17:57 WIB
untitled

PURWOKERTO, KRJOGJA.com - Setelah melakukan penyelidikan  Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Banyumas, Jawa Tengah berhasil  menangkap MA (33), penjualan obat keras atau pil koplo.

MA (33) yang diketahui warga Desa Blang Jruen, Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh,  saat ditangkap sedang menjual pil koplo di sebuah warung kelontong jalan Martadireja Kelurahan Purwokerto Wetan Purwokerto Timur, Kamis (18/8/2022).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu yang didampingi  Kasat Reserse Narkoba AKP Guntar Arif Setiyoko, Jumat (19/8/2022), menjelaskan dalam penggerebegan, polisi berhasil mengamankan ratusan obat obat keras tanpa izin edar.

"Setelah menerima informasi dari masyarakat tentang adanya warung kelontong yang diduga menjual obat keras tanpa ijin, petugas melakukan penyelidikan," kata AKP Guntar.

Selanjutnya dari hasil penyelidikan, didapati warung kelontong yang terletak di jalan Martadireja itu benar menjual obat keras tanpa ada ijin dari pihak berwenang.

"Selanjutnya sekira pukul 19.30 WIB Satres Narkoba melakukan tindakan dengan mengamankan MA (33) beserta barang bukti," tambahnya.

Selain mengakap MA, polisi juga mengamankan sejumlah barang berupa 29 butir obat kemasan bertuliskan TRAMADOL HCI 50 MG, 20 butir obat kemasan bertuliskan TRIHEXYPHENIDYL  2 MG, 88  butir obat kuning bertuliskan mf, dan 6 butir obat kuning bertuliskan mf.

Berkaitan perbuatannya, tersangka MA dijerat pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan  pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 1 Miliar.

Guntar, menambahkan penjual obat keras ini merupakan jaringan Aceh.  Sebelumnya polisi juga menangkap pelaku di wilayah Kecamatan Kembaran, dan saat ini sudah proses hukum sudah  ke tahap persidangan," ungkapnya. (Dri)

Kredit

Bagikan