Virus Marburg Lebih Mematikan dari Covid-19

user
ivan 24 Juli 2022, 01:32 WIB
untitled

AMERIKA, KRJOGJA.com - Setelah pandemi Covid-19 meledak, memang muncul banyak penyakit hasil mutasi virus tersebar di berbagai negara. Sebut saja virus cacar monyet yang bermutasi, atau hepatitis misterius yang masih belum jelas. Baru-baru ini kembali hadir virus Marburg yang mematikan. Virus yang sangat menular ini berasal dari satu keluarga virus penyebab Ebola.

Bahkan, virus ini pun telah mengakibatkan kematian dua orang di Ghana. Kemunculan virus Marburg menjadi perhatian dunia karena memiliki tingkat kematian (Vatality) yang tinggi. Dimana dua dari satu orang bisa meninggal akibat virus Marburg.

Menurut Dr Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan bahwa Marburg masih satu family dengan Ebola. Cast vatalitynya dari 24 sampai 80 persen.

"Virus marburg adalah virus yang mematikan. Dia saudaranya ebola atau satu family dengan obola, jadi tingkat kematiannya cukup tinggi karena virus mematikan. Satu dari dua orang yang terkena ini akan meninggal. Karena cast vatalitynya itu dari 24 sampai 80 persen rata-ratanya itu 50 persen," tambahnya.

Bila dibandingkan dengan Covid-19, dikatakan jauh karena lebih mematikan. Dimana Covid-19 hanya 2 persen untuk cast vatalitynya. "Seram karena covid itu kecil ya hanya 2 persen. Ebola itu sekitar 60 persen hampir mirip (vatalitynya)," kata dia. (*)

Kredit

Bagikan