Lhadalah... Penerima Program Keluarga Harapan Kok Malah Jadi Pengedar Ciu

user
Ary B Prass 15 Juli 2022, 12:57 WIB
untitled

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com - Seorang penerima manfaat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial, SU, warga Kelurahan Krandegan Banjarnegara, terungkap menjadi pengedar minuman keras jenis ciu.

Sejumlah petugas Satpol PP menyita sekitar 200 liter ciu dari rumah yang terletak di Kelurahan Krandegan RT 01/01 itu, Kamis sore (14/7/2022).

Petugas Satpol PP sempat tercengang, karena ternyata SU memiliki rumah dua lantai yang cukup megah dari hasil usahanya sebagai pengedar miras.

"Perkara ciu ini akan kami proses secara hukum sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara tentang Minuman Keras.  Sedangkan tentang kepesertaan Program PKH, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dibatalkan," kata penyidik Satpol PP Banjarnegara, Sugeng Supriyadhi, mewakili Kasatpol PP Banjarnegara Esti Widodo.

Menurut Sugeng, perbuatan SU sebagai pengedar miras diketahui atas informasi dari masyarakat. SU sudah sekitar 5 tahun menekuni usaha tersebut.

"Dia secara rutin kulakan ciu ke Bekonang Sukoharjo, kemudian dijual dalam kemasan dengan harga Rp 50 ribu per kemasan," katanya, mengutip pengakuan SU. Dari setiap kali kulakan ciu, SU mendapat keuntungan minimal Rp 5 juta.

Sugeng menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui, sejak Januari 2022 SU ikut mengakses program bantuan sosial PKH Kemensos.

"Ini tentu tidak adil. Dia memiliki rumah bagus berlantai dua, tetapi mendapat bantuan sosial. Harus dialihkan kepada warga miskin yang berhak," ujarnya pula. (Mad)

Credits

Bagikan