Dua Pekan Gelar Operasi Narkoba Polda DIY Tangkap 43 Pengedar dan Pemakai

user
Ary B Prass 12 Juli 2022, 12:27 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kurun waktu 14 hari, Ditresnarkoba Polda DIY mengamankan 43 orang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Dari para tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti mulai dari pil koplo atau pil sapi, ganja, tembakau gorila hingga sabu-sabu.

Wadirresnarkoba Polda DIY AKBP Bakti Andriyono menjelaskan, para tersangka diamankan saat Polda dan jajaran melaksanakan Operasi Narkoba sejak 27 Juni hingga 10 Juli 2022.

"Dari 43 tersangka, 24 orang merupakan pengedar, sedangkan pemakai 18 orang. Seluruh target operasi (TO) sebanyak 20 kasus, semuanya berhasil kami ungkap. Dalam operasi kali ini, kami over prestasi dengan menangkap non TO sebanyak 30 kasus," ungkapnya di Mapolda DIY, Selasa (12/7/2022).

Dari 43 tersangka yang ditangkap, barang bukti yang disita yakni 66,09 gram ganja, 79,52 gram sabu, 31,57 gram tembakau gorila, 1.009 butir psikotropika dan obat keras sebanyak 5.768 butir.

Polisi mencatat, ada dua kasus menonjol karena melibatkan jaringan. Pertama kasus sabu oleh Polda DIY dengan barang bukti tiga paket sabu di wilayah Tempel Sleman.

Kasus itu melibatkan tiga tersangka yakni AS (36), FH (30) keduanya warga Tempel Sleman dan MNB (26) asal Salam, Magelang.

Berdasarkan info dari ketiga tersangka, penyidik melakukan pengembangan dan menangkap dua pelaku CT dan JV yang sedang meletakkan beberapa paket narkotika di beberapa tempat di daerah Godean, Sleman.

Dari keduanya, polisi menyita dua paket sabu dengan jumlah total satu gram dan empat paket tembakau gorila seberat 4 gram.

"Modus pemesanan melalui media sosial dengan akun TATABUDA, kemudian transaksi transfer bank," ungkap Bakti.

Kasus menonjol kedua adalah sabu dengan tersangka RAR (21) dan FDH (25) keduanya asal Sukoharjo, Jawa Tengah.

Mereka diamankan di Jalan Winong, Boyolali, Jawa Tengah dengan barang bukti delapan paket sabu seberat 62,38 gram.

"Modusnya yakni kedua tersangka mengambil sabu kemudian diletakkan di alamat tertentu untuk diedarkan," pungkasnya. (Ayu)

Kredit

Bagikan