Jumat, Bantuan Subsidi Upah Tahap I Mulai Disalurkan

user
Agusigit 07 September 2022, 10:55 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA- Menteri Ketenagakerjaan Indonesia (Menaker) Ida Fauziyah berharap bantuan pemerintah berupa Bantuan Subsidi Upah (BSU) bisa segera cair kepada pekerja. Setelah menerima 5.099.915 data calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) tahun 2022 dari BPJS Ketenagakerjaan, Menaker berharap pada Jumat Minggu ini, BSU sudah bisa diterima oleh para pekerja tersebut.

"Setelah data kami terima, kami harus padankan kemudian sembari revisi anggaran dari Kementerian Keuangan selesai, besok atau lusa selesai. Berarti uangnya tersedia dan disalurkan ke bank penyalur. Mudah-mudahan hari Jum'at bisa disalurkan kepada penerima," demikian Menaker Ida Fauziyah, di Jakarta Selasa (6/9/202).

Terkait syarat dan kriteria BSU 2022, diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 10 Tahun 2022 soal pedoman bantuan pemerintah berupa BSU.

Pertama, penerima harus WNI dengan kepemilikian NIK.

Kedua, penerima merupakan peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juli Tahun 2022.

Ketiga, penerima mempunyai gaji atau upah paling banyak sebesar 3,5 juta atau senilai upah minimum provinsi, kabupaten/kota.

Dengan demikian, pekerja yang bekerja di wilayah yang memiliki upah minimum provinsi (UMP) di atas Rp 3,5 juta itu berhak mendapatkan BSU.

BLT BBM sudah Disalurkan ke 445 Kabupaten Kota.

Sementara itu, Mensos Tri Rismaharini mengatakan mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) pada Kamis (1/9/2022). Pada tahap pertama, BLT BBM disalurkan kepada kurang lebih 18,48 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 445 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjelaskan masih ada 313.244 KPM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tengah dilakukan pembersihan. Sementara 1.850.000 KPM sedang dilakukan persiapan data oleh PT Pos dan Kemensos guna memastikan BLT BBM tepat sasaran.

"Posisi per hari ini di 445 kota dan kabupaten. Kita lagi ngatur strategi bersama PT Pos terutama di daerah tadi daerah terpencil, pegunungan yang memang tidak bisa diakses," kata Mensos dalam diskusi FMB9 yang disiarkan secara daring, Selasa (6/9/2022).

Mensos Risma pun memberikan alternatif bagi masyarakat yang belum terdata untuk mendapatkan BLT BBM yakni dengan memanfaatkan fitur usul sanggah dalam aplikasi cek bansos. Jika mendesak, Risma menyarankan agar masyarakat dapat menelepon command center Kemensos di nomor 021 171 yang beroperasi selama 24 jam.

BLT tersebut diberikan kepada masyarakat selama empat bulan. Per bulannya diberikan Rp150.000 dan diberikan dua kali kepada penerima. Artinya penerima bantuan mendapat Rp300.000 pada bulan September dan Desember 2022 melalui PT Pos Indonesia.(ati)

Kredit

Bagikan