Apa Penyebab Pasti Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia?

user
danar 12 September 2022, 09:50 WIB
untitled

HINGGA saat ini belum diungkapkan ke publik penyebab Ratu Elizabeth II meninggal pada 18.30, Kamis, 8 September 2022. Dalam foto terakhir yang diunggah ke publik, tampak wanita 96 tahun itu lebih kurus dan tangan berwarna keunguan.

Saat itu, Ratu Elizabeth bertemu Lizz Truss pada 6 September 2022. Senyum lebar tampak di wajah sang Ratu kala itu, tapi memang kondisinya saat tidak prima.

Pihak Kerajaan Inggris tidak menyebutkan penyebab Ratu Elizabeth II meninggal dunia. Hanya menyebut, wanita yang memimpin Kerajaan Inggris selama 70 tahun itu meninggal dengan tenang.

Berbagai pakar kesehatan kemudian mengungkapkan beberapa kemungkinan penyebab Ratu Elizabeth II meninggal dunia. Salah satunya, dokter Deb Cohen-Jones menyebutkan kepergian sang Ratu terkait kesepian dan kesendirian usai ditinggal sang suami, Pangeran Philip, yang meninggal 9 April 2021.

"Ketika kehilangan seseorang bisa berdampak pada kesehatan," tutur Cohen-Jones kepada Daily Mail.

"Dari sudut pandang fisiologis, kehilangan Pangeran Philip akan menyebabkan stres berat, kadar kortisol naik, dan membuat tubuh menghadapi hal itu," katanya lagi.

Lalu, ahli bedah jantung Nikki Stamp mengungkapkan bahwa kematian pasangan memang dapat memicu 'reaksi berantai'. Hal itu terkait stres yang dapat menyebabkan penurunan kesehatan seseorang.

"Apa yang kami ketahui adalah bahwa bagi sebagian orang, stres karena kehilangan orang dicintai atau segala jenis peristiwa dalam hidup, memicu sejumlah reaksi dalam tubuh fisik dan pikiran yang dapat menyebabkan penyakit, dan terkadang menyebabkan seseorang meninggal," kata Stamp kepada ABC.

"Ini sesuatu yang kita temukan akhir-akhir ini," lanjutnya.

Cohen mencoba menerka penyebab tangan Ratu Elizabeth terlihat memar berwarna keunguan saat bertemu Liz Truss.

Berdasarkan analisis dari foto itu, kemungkinan kondisi itu tanda potensial dari yang mungkin Ratu Elizabeth II alami.

"Sepertinya ada kemungkinan terkait penyakit pembuluh darah perifer," kata Cohen.

Penyakit pembuluh darah perifer merupakan gangguan sirkulasi darah yang menyebabkan pembuluh darah di luar jantung dan otak menyempit atau tersumbat. Kondisi tersebut bisa menyebabkan gagal jantung.

"Jika sirkulasi perifer buruk, organ tidak menerima suplai darah yang baik. Hal itu bisa menjadi tanda kegagalan multi-organ," kata Cohen.(*)

Credits

Bagikan