Strategi Pertamina Bantu 455 UMKM Binaan Go Global

user
Agusigit 14 September 2022, 20:05 WIB
untitled

Krjogja.com - DEN HAAG - Pembinaan UMKM untuk go global merupakan salah satu program pembinaan tertinggi agar UMKM naik kelas. Ini menjadi salah satu prioritas kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari Kementerian BUMN. Pertamina pun mencatat 455 UMKM binaannya yang telah go global saat ini.

Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata menyatakan pihaknya dan BUMN selalu mendorong UMKM Indonesia bisa terus berkembang melalui berbagai program pembinaan, hingga bisa berkompetisi untuk bersaing dengan produk-produk dari Luar Negeri.

"BUMN konsisten mengikutsertakan UMKM Indonesia yang memiliki kualitas produk bagus berpartisipasi dalam pameran di luar negeri, salah satu tujuannya sebagai media promosi bagi produk-produk UMKM," ucapnya dala keterangan tertulis, Rabu (14/9).

Dalam skemanya, Pertamina telah menyusun langkah untuk mendorong UMKM naik kelas melalui UMK Academy yang memberikan pembinaan dengan empat tahapan yakni Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global. Salah satu UMKM binaan Pertamina yang sudah Go Global adalah Waroeng Disabilitas Sasirangan, asal Balikpapan Kalimantan. Berbagai jenis produknya saat ini pun diboyong Pertamina ke Tong Tong Fair 2022 di Belanda.

"Saya sangat senang dapat mengikuti pameran di Belanda, bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Pertamina sebagai perantara. Produk hasil anak-anak disabilitas yang berupa pakaian dan aksesoris dari kain tradisional sasirangan bisa tembus sampai ke tingkat internasional," kata pemilik Waroeng Disabilitas Sasirangan Norhidayat.

Pemilik Ima Ecoprint asal Dumai Riau Ismawati yang juga sangat bangga produknya bisa sampai ke negeri kincir angin. Dirinya berharap agar kedepan produk mitra binaan Pertamina selalu diikutsertakan dalam setiap pameran di luar negeri hingga bisa mengembangkan bisnis di pasar internasional.

"Selain dijual di Indonesia, produk saya banyak mendapat pesanan dari Negeri Jiran Malaysia,"tambahnya.
VP. CSR & SMEPP Management Pertamina Fajriyah Usman mengungkapkan Pertamina telah melakukan langkah-langkah dengan memberikan pendampingan agar pelaku UMKM binaannya terus tumbuh dengan pangsa pasar yang lebih besar dan bersaing di kancah global. Pertamina memiliki program UMK Academy, dimana pelaku UMK dikelompokan berdasarkan kemampuan dan kapabilitasnya yang disesuaikan dengan roadmap UMK binaan sehingga dapat dilakukan pemantauan dengan lebih mudah dan terukur.

"Pertamina akan terus meningkatkan partisipasi para mitra binaan untuk bisa mengikuti pameran yang diselenggarakan baik dalam maupun luar negeri, sehingga produk-produk lokal mendapat tempat di pasar global serta ada multiplier effect terhadap perekonomian UMKM dan juga nasional," pungkasnya.(Ira)

UMKM binaan Pertamina yang diboyong ke Tong Tong Fair 2022 di Belanda. KR-Istimewa

Credits

Bagikan