Lovepink Gelar USG Payudara Gratis Buat 10 Ribu Perempuan Indonesia

user
Ivan Aditya 15 September 2022, 19:38 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Untuk mewujudkan Indonesia bebas kanker payudara stadium lanjut tahun 2030, Lovepink akan menggelar pemeriksaan USG payudara gratis untuk 10.000 perempuan dengan keterbatasan finansial di 6 kota di Indonesia. Untuk pelaksanaan gerakan 10.000 USG payudara gratis ini, Lovepink menjalin kerjasama dengan beberapa rumah sakit di wilayah Padang, Banjarbaru, Jabodetabek, Yogyakarta, Jember, dan Bandung yang dirujuk berdasarkan data lokasi masing-masing peserta yang telah berlangsung sejak Agustus 2022.

“Kita ingin 2030 Indonesia bebas kanker payudara stadium lanjut tahun 2030,” kata Lovepink Chairwomen Samantha Barbara, di Jakarta, Kamis (15/09/2022).

Dikatakan, Lovepink yang merupakan sebuah organisasi nirlaba yang fokus kepada kegiatan sosialisasi deteksi dini dan pendampingan bagi perempuan dengan kanker payudara. Pada tahun ini Lovepink membuat serangkaian acara mulai Indonesia Goes Pink (IGP), sebuah rangkaian kegiatan tahunan yang bertujuan mengajak masyarakat luas untuk lebih mawas diri terhadap kanker payudara.

Memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-6, IGP 2022 menjadi bentuk syukur bagi komunitas warriors dan survivors kanker payudara di Indonesia yang tahun ini mengangkat tema “Rising Up Together”. Bersamaan dengan penyelenggaraan IGP 2021 pada bulan Oktober tahun lalu, Lovepink melaksanakan gerakan 1.000 USG payudara gratis yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini sehingga pada akhirnya dapat mengurangi potensi terpapar kanker payudara. Sampai awal tahun 2022, Gerakan 1.000 USG Payudara yang dilakukan di wilayah Padang, Banjarbaru, Jabodetabek, Yogyakarta dan Jember sudah menjangkau lebih dari 2.500 perempuan yang melakukan pemeriksaan payudara secara klinis.

“Dengan pencapaian tersebut, Lovepink melanjutkan gerakan ini dengan meningkatkan target jumlah pemeriksaan hingga 10.000 untuk memperluas akses bagi perempuan dengan keterbatasan finansial di Indonesia agar berkesempatan melakukan deteksi klinis,” tegasnya.

Dipaparkan, gerakan ini sejalan dengan WHO Global Breast Cancer Initiative yang bertujuan mengurangi angka kematian akibat kanker payudara global sebanyak 2,5 persen antara 2020 sampai 2040 dengan melakukan deteksi dini melalui SADARI dan SADANIS (Periksa Payudara secara Klinis), diagnosis tepat waktu, dan manajemen kanker payudara yang menyeluruh.

Diharapkan, melalui IGP 2022, Lovepink berharap gaung kampanye waspada kanker payudara akan berkelanjutan, dan Lovepink terus menjadi wadah yang menguatkan baik bagi para warriors dan survivors kanker payudara, keluarga mereka, para perempuan, dan masyarakat luas.

Sementara itu, musisi sekaligus gitaris band Gigi Dewa Budjana, melalukan lelang gitar sebagai wujud dukungan kepada Lovepink. Rencananya Dewa Budjana akan melelang dua buah gitar yang saat ini dipamerkan di Distrik Seni, Sarinah, dalam sebuah eksibisi yang bertajuk “Dawai Dawai Dewa Budjana”, sebagai bentuk dukungan terhadap Lovepink. Gitargitar tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dewa Budjana dengan pelukis Putu Sutawijaya dan Eko Nugroho, lalu ada juga sebuah gitar yang dilukis oleh Sekar Jatiningrum, seorang perupa yang juga merupakan survivor kanker payudara.

Lelang dua buah gitar tersebut akan dilaksanakan pada minggu kedua Oktober 2022, dan hasil dari pelelangan gitar-gitar tersebut sepenuhnya akan digunakan untuk mendukung gerakan 10.000 USG Payudara. “Indonesia Goes Pink lebih dari sekadar kampanye deteksi dini, tetapi juga wujud dari semangat untuk memberdayakan perempuan, agar memiliki kesadaran, kemauan, dan pengetahuan untuk memelihara kesehatan payudara. Kami harap IGP akan terus menjadi kegiatan rutin demi mewujudkan tahun 2030 bebas kanker payudara stadium lanjut.” pungkas Samantha. (Lmg)

Kredit

Bagikan