Respon Kebutuhan Masyarakat, ASN Perlu Memahami Literasi Digital

user
Danar W 18 September 2022, 17:35 WIB
untitled

Krjogja.com - MAKASSAR - Perkembangan teknologi digital yang cepat berpengaruh terhadap profesi Aparatur Sipil Negara (ASN). Merespon hal tersebut, ASN perlu memahami literasi digital dengan baik dan benar sehingga dapat merespon kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

"Jangan sampai ada ASN yang gaptek di era serba digital karena ASN harus merespon cepat fenomena era digital sehingga tidak ketinggalan zaman. Hal ini juga sejalan dengan core value ASN BerAKHLAK," ujar Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Tautoto Tanaranggina melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 17 September 2022.

Dalam kegiatan literasi digital sektor pemerintahan untuk ASN di Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, secara hybrid di Swiss-Belhotel di kota Makassar pada 6-9 September 2022 dan melalui zoom meeting dengan dihadiri oleh 3.000 ASN Pemprov Sulawesi Selatan.

Direktur Pemberdayaan Informatika, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo.

"Kegiatan kiterasi digital ini merupakan agenda yang diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi literasi digital ASN di lingkungan Sulawesi Selatan," jelas Bonifasius.

Materi yang akan disampaikan, lanjut dia, berhubungan dengan empat pilar literasi digital yaitu Kemampuan Digital, Keamanan Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital.

"Diharapkan Bapak dan Ibu dapat meningkatkan kecakapan dunia digital dan yang paling penting meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan perangkat, sehingga dapat tercipta ASN Sulsel yang makin cakap digital," tuturnya.

Kapus IV BPSDM Kemendagri, Dian Ady Permana menyinggung mengenai Core Value ASN BerAKHLAK. Dalam core value tersebut terdapat nilai Kompeten dan Adaptif.

"Oleh karena itu, diharapkan bahwa ASN Sulawesi Selatan dapat belajar untuk meningkatkan kompetensi teknologi digital," ungkap Dian Ady Permana.

Dian Ady Permana juga menyampaikan pesan dari Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, mengenai harapan bagi ASN Sulawesi Selatan untuk lebih banyak membaca informasi positif sehingga dapat menangkal informasi negatif menyambut pesta demokrasi tahun 2024 nanti.

"Kita akan melakukan pesta tersebut secara jujur dan adil. Bapak dan Ibu yang berada di garda terdepan dapat memberi kontribusi maksimal dengan memberi energi positif terhadap teman-teman di sekitar Bapak dan Ibu sekalian," harapannya.(*)

Credits

Bagikan