Begini, Arti Karangan Bunga Pilihan Raja Charles III di Peti Mati Ratu Elizabeth II

user
Tomi Sujatmiko 20 September 2022, 12:43 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Bunga-bunga mekar berwarna emas, merah muda, dan merah anggur tua terangkai di tengah dedaunan hijau, menghiasi peti mati Ratu Elizabeth II selama upacara pemakamannya, Senin, 19 September 2022, waktu Inggris. Bunga dan tanaman berwarna-warni, diambil dari taman properti kerajaan, dipilih karena simbolismenya.

Atas permintaan Raja Charles III, karangan bunga untuk pemakaman Ratu berisi bunga dan dedaunan yang dipotong dari taman Istana Buckingham dan Clarence House di London dan Highgrove House di Gloucestershire, mengutip BBC, Selasa (20/9/2022).

Bunga-bunga itu terdiri dari rosemary, yang ditujukan untuk kenangan. Lalu, Myrtle merupakan simbol kuno pernikahan yang bahagia. Ini dipotong dari tanaman yang tumbuh dari setangkai myrtle di karangan bunga pernikahan Ratu pada 1947.

Pohon ek Inggris, simbol kekuatan nasional, mengacu pada keteguhan dan tugas teguh Ratu Elizabeth II. Itu juga melambangkan kekuatan cinta. Di antara bunga-bunga itu ada kartu tulisan tangan, "In loving and devoted memory, Charles R (Dalam kenangan penuh kasih dan pengabdian, Charles R)."

Bunga-bunga lainnya di pemakaman Ratu Elizabeth II, yakni pelargonium beraroma, garden roses, hydrangea musim gugur, sedum, dahlia, dan scabious, semuanya dalam nuansa emas, merah muda, dan merah anggur tua. Terdapat pula sentuhan putih untuk memantulkan warna bendera Royal Standard di mana itu ditempatkan.

Karangan bunga pemakaman kerajaan secara tradisional suram, dalam palet warna putih dan hijau, kata Gemma Kavanagh, dari toko bunga London Moyses Stevens. Namun demikian, warna bunga juga dapat dipilih untuk mencerminkan bendera, seperti yang publik lihat kemarin.

Raja Charles III terkenal karena komitmennya terhadap lingkungan. Kemudian, atas permintaannya, karangan bunga di pemakaman Ratu dibuat dengan cara yang berkelanjutan, tanpa menggunakan busa bunga. Alih-alih, itu dibuat di sarang lumut Inggris dan cabang-cabang pohon ek.

Rosemary, yang merupakan tanaman herbal, telah lama jadi simbol kenangan karena para ahli herbal menganggapnya baik untuk ingatan, kata Prof. Fiona Stafford, penulis The Brief Life of Flowers. "Tapi, rosemary juga diasosiasikan dengan cinta dan kesetiaan, dan digunakan untuk karangan bunga pernikahan atau pemakaman. Jadi, bunga ini sangat tepat untuk jadi bagian dari karangan bunga," katanya.

Rosemary juga tampil ketika Raja memberikan pidato TV pertamanya. Ia diapit potret ibunya di satu sisi dan vas perak kecil dengan sweet pea dan setangkai rosemary di sisi lain.

Sang Ratu menyukai bunga dari kebunnya. Tukang kebun, Alan Titchmarsh, mengingat dalam sebuah artikel bahwa Ratu "mencintai bunga mawar, lily-of-the-valley, dan bunga mekar sederhana lain, jauh lebih dari eksotik yang rumit; sesuatu yang berbicara banyak tentang kepribadiannya." (*)

Credits

Bagikan