Duh Gusti! Gadis Bawah Umur Hamil Disetubuhi Ramai Ramai

user
Ary B Prass 21 September 2022, 15:07 WIB
untitled

Krjogja.com - Setelah menerima laporan dari orang tua korban Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan  Reskrim Polresta Banyumas mengamankan delapan pelaku pencabulan dan persetubuhan terhadap gadis  dibawah umur yang terjadi di Desa Gununglurah, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah.
 
Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu, SIK, MH yang didampingi  Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi S, SH, SIK, MH, Rabu (21/9/2022) mengatakan Satreskrim telah mengamankan delapan pelaku perserubuhan terhadap gadis bawah umur.
 
" Kasus duga pencabulan dan persetubuhan dilaporkan orang tua  korban pada hari Senin 19 September 2022. Polisi terus bergerak cepat menangkap para pelaku," kata Kompol Agus.
 
Selanjutnya delapan pelaku berhasil diamankan mereka AS (68), F (41), S (61), MY (41), S (52), R (59), AL (42), dan Y (75) yang merupakan warga Desa Gununglurah ,Cilongok, Banyumas.
 
Kasat reskrim menjelaskan peristiwa ini terjadi sejak tahun 2021 hingga pertengahan bulan Juli 2022 di tempat dan waktu yang berbeda. 
 
Sedang modusnya para pelaku yaitu dengan cara merayu korban FT (15) dengan memberikan imbalan uang kemudian pelaku melakukan pencabulan. Uang yang diberikan bervariasi mulai dari sepuluh ribu hingga lima puluh ribu rupiah.
 
Peristiwa itu terungkap ketika orang tua korban yang curiga karena korban tidak menstruasi. Setelah ditanya orang tuanya, korban menceritakan bahwa ia mengaku telah disetubuhi dan dicabuli oleh pelaku yang berbeda-beda. 
 
"Diketahui tidak menstruasi, kemudian orang tua korban memeriksakan korban ke bidan dan diketahui bahwa korban telah hamil 3 bulan. Setelah itu orang tua korban melapor ke polisi", ungkap Kasat Reskrim. 
 
Berkaitan dengan perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI Nomor  35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor  23 tahub 2002 tentang perlindungan anak. (Dri)

Credits

Bagikan