BSI Dapat Persetujuan Terbitkan 6 Miliar Saham Baru lewat Right Issue

user
Ivan Aditya 23 September 2022, 15:39 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (Rights Issue).

BSI akan melakukan Rights Issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6 miliar saham Seri B , dengan nilai nominal Rp 500 per saham (Saham Baru). Rights Issue yang akan dilaksanakan pada kuartal IV tahun 2022.

"Rencananya tambahan modal hasil Rights Issue tersebut ini untuk mendukung ekspansi pertumbuhan BSI secara organik melalui penyaluran pembiayaan murah dan kompetitif bagi masyarakat,” kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat (23/09/2022).

Persetujuan atas rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau disebut Rights Issue Perseroan sebanyak 6 Miliar saham Seri B yang akan dilaksanakan pada kuartal IV tahun 2022. Dikatakan, untuk mendukung rencana tersebut, BSI membutuhkan tambahan permodalan (ekuitas) agar Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan dapat mencapai di atas 20 persen pada akhir tahun 2025.

Penguatan permodalan ini tentunya akan dimanfaatkan BSI untuk mengembangkan bisnis sehingga dapat memberikan profitabilitas yang optimal bagi pemegang saham dengan proyeksi Return On Equity (ROE) di level 18-20 persen dalam jangka waktu menengah hingga panjang.

Dikatakan, dalam RUPSLB ini juga menyetujui pengunduran diri Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dari posisi wakil komisaris utama. Perusahaan juga mengumumkan jajaran komisaris baru, yang akan efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK. "RUPLSB juga menyetujui pemberhentian Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dari posisi wakil komisaris utama,” tegasnya.

Adapun susunan Dewan Komisaris Perseroan, Komisaris Utama/Independen: Adiwarman Azwar Karim. Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat. Komisaris Independen: Mohamad Nasir. Komisaris Independen: M. Arief Rosyid Hasan Komisaris: Masduki Baidlowi. Komisaris: Imam Budi Sarjito. Komisaris: Sutanto. Komisaris: Suyanto. Komisaris: Nizar Ali.

Sedangkan Direksi Perseroan Direktur Utama: Hery Gunardi. Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta. Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari. Direktur Retail Banking: Ngatari. Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna. Direktur Information Technology: Achmad Syafii. Direktur Risk Management: Tiwul Widyastuti. Direktur Compliance & Human Capital: Tribuana Tunggadewi. Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho. Direktur Treasury & International Banking: Moh. Adib
Sedangkan Dewan Pengawas Syariah Ketua : Dr. KH. Hasanudin, M.Ag. Anggota : Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH . Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, M.A . Anggota : Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, MS.

“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan menjadikan pengurus perseroan semakin solid dan mampu membawa Bank Syariah Indonesia semakin berperan dalam pertumbuhan perbankan syariah untuk go global,” tegas Hery. (Lmg)

Credits

Bagikan