Hati-hati, Pencuri Ini Menyamar Petugas 'Bansos'

user
Ary B Prass 26 September 2022, 13:57 WIB
untitled

Krjogja.com - Komplotan pencuri dengan modus memberikan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, berhasil digulung polisi. Dalam aksinya, pelaku terdiri empat orang ini berhasil mengelabuhi seorang warga Minggir dan membawa perhiasan emas senilai Rp 105 juta.

Kapolsek Minggir AKP Noor Dwi Cahyanto menyebut, keempat tersangka yakni AP (33), AM (24) dan MD (33) ketiganya warga Jawa Tengah dan AE (37) asal Jawa Timur. "Modus para tersangka, mereka mengaku dari pusat yang akan memberikan bantuan kepada korban. Saat menemui korban, mereka mengatakan sedang survei calon penerima bantuan. Untuk meyakinkan, pelaku meminta testimoni korban perihal apa harapan korban jika akhirnya mendapatkan bantuan," terang Kapolsek, Senin (26/9/2022).

Keempat tersangka, lanjut Kapolsek, berhasil ditangkap di kos mereka dan kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Minggir. Pengungkapan kasus itu diawali laporan dari korban, Dwi (59) warga Minggir Sleman yang menjadi sasaran pelaku, Sabu (10/8/2022) lalu.

Diceritakan, sekitar pukul 13.15 WIB, korban didatangi para pelaku yang mengendarai Avanza Nopol H 1990 RC. Salah satu tersangka menemui korban dan mengatakan jika mereka dari pusat sedang survei untuk memberikan bantuan. Sebelum bantuan yang jumlahnya tidak disebutkan itu diberikan, ada sejumlah pertanyaan yang harus dijawab korban.

Saat korban sedang disibukkan dengan pertanyaan dari seorang pelaku, tersangka lainnya tanpa sepengetahuan ibu paruh baya itu bergerilya di dalam kamar rumah tersebut.

"Mereka berbagi peran. Ada yang menunggu di mobil sambil mengawasi keadaan, ada yang mengajak ngobrol korban dan ada yang mencari barang berharga," ungkap Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Widianto.

Pelaku kemudian kabur setelah berhasil menggasak perhiasan emas terdiri dari 2 buah cicin, 2 buah gelang, 2 buah kalung dan 1 buah bandol yang di simpan di bawah tempat tidur. Mereka kabur ke Salatiga dan menjual perhiasan emas tersebut sedangkan hasilnya dibagi rata.

Selain menangkap tersangka, petugas menyita satu unit mobil, sejumlah ponsel, baju, uang tunai Rp 50 juta dan beberapa bendel bukti pembelian emas.

Tersangka AP mengaku, ide kejahatan itu mereka dapatkan bersama-sama. Mereka mengaku baru sukses beraksi sebanyak satu kali, setelah sebelum ke Minggir, mereka mencoba peruntungan tapi gagal saat berburu di wilayah Jawa Tengah.

"Uang hasil pencurian sebagian telah dibagi dengan bagian yang sama, ada juga yang kami gunakan untuk foya-foya," ucap tersangka AP. (Ayu)

Kredit

Bagikan