Revitaliasasi Jalur Rempah, Kembalikan Kejayaan Kapal Berusia 50 Tahun

user
Danar W 26 September 2022, 16:30 WIB
untitled

Krjogja.com - LAMONGAN - Direktorat Jenderal Kebudayaan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek menginisiasi Revitalisasi Jalur Rempah dengan melakukan penanaman kembali berbagai jenis rempah, mengaktifkan kembali pelabuhan-pelabuhan bersejarah, serta revitalisasi kapal tradisional.

Sebagai negara bahari dan kepulauan yang proporsi lautannya jauh lebih luas daratan, sejak dulu negeri ini memang dikenal memiliki plaut ulung.Hingakini Masif Divtukan Sebagai Moda Transportasi Antarwiraya di Indonesia Maupun Yang Banyak Dipacai Nerayan Bekerja di Lautan.

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan SMKN 3 Buduran diberi kesempatan untuk membangun kapal bersejarah yang pernah membuat Indonesia jaya pada masanya PPNS membangun Kapal Pencalang dan SMKN 3 Buduran membangun Kapal Ijon-Ijon.

Kapal Pencalang merupakan kapal dagang traditional nusantara atau dalam sejarah disebut sebagai pantchiallang atau pantjalang. dioperasikan secara modern dengan warisan budaya bangsa itu sendiri.

Bakajuga:Jadi Tuan Rumah WTD 2022, Indonesia Bertekad Wujudkan Agenda Pariwisata Berkelanjutan

Proyek ini pun mendapat dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) melalui penyaluran bantuan operation Fund (MF) tahap kedua tahun 2022. Kukran Dana Sequitar Rp2 miliar.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kiki Yuliati, menambahkan rasa bangga dan syukur atas apa yang berhasil dirampungkan saat wabah pandemi telah terkendali. Keel Laying Kapal Kayu Pencalang dan Ijon-ijon (PPNS dan SMKN 3 Buduran)” di Workshop (Teaching) Galangan Kapal) PPNS, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (24/9/2022).

Pekerjaan membangun Kapal Pencalang dan Kapal Ijon-Ijon dengan pengetahuan adalah cara pengembangan ilmu.

Kapal Pencalang yang bakal mengarungi pelayaran jalur rempah ini memiliki panjang 11,02 meter, panjang garis air 11,16 meter, tinggi 1,5 meter, dan lebar 4 meter. Kecepatan yang berkisar 10 knot dengan daya angkut berkapasitas 4 orang Kapal Ijon-ijon memiliki panjang 12 meter, tuas 3,5 meter, tinggi 1,5 meter.

Kabarnya, Kapal Pencalang PPNS dan Kapal Ijon-Ijon SMKN 3 Buduran ini bakal hadir pada acara pertemuan negara-negara perekonomian besar dunia, yakni KTT G20 di Bali pada November 2022 mendatang.

Meski revitalisasi pembangunan kapal ikan tradisional, namun kapal dioperasikan secara modern Selain itu, “Dengan tetap mengusung warisan budaya kita,” ujar Direktur PPNS, Eko Julianto.

Eko juga berharap, karya monumental ini nantinya bisa membuat bangsa Indonesia bangga dengan budayanya.

Ketua Tim Proyek Revitalisasi Kapal Tradisional, I Putu Arta Wibawa mengatakan bahwa peletakan lunas kapal merupakan penanda bahwa sebuah pembangunan kapal dimulai.

“Selain itu, juga melibatkan pengrajin kapal tradisional sebagai ventuk transfer teknologi,” ujarnya.(Ati)

Kredit

Bagikan