Asteroid Berukuran Besar Akan Tabrak Bumi

user
Ivan Aditya 27 September 2022, 21:32 WIB
untitled

Krjogja.com - AMERIKA - Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) Amerika Serikat (AS) akan menabrakkan kendaraan ruang angkasanya ke sebuah asteroid bernama Dimorphos. Meski asteroid yang berjarak 11 juta kilometer dari bumi itu tidak mengancam manusia, namun NASA ingin mengetahui dampak tabrakan terhadap perubahan lintasan asteroid dan perubahan kecepatan. Menurut NASA jika terjadi perubahan kecepatan dan lintasan, maka asteroid dapat meleset dari Bumi.

Misi tabrakan ke Dimorphos yang dinamakan Tes Pengalihan Asteroid Ganda (DART) akan menguji teori ini dengan tabrakan langsung ke asteroid sebesar 160 meter itu dengan kecepatan lebih dari 20.000 km/jam.

“DART adalah misi uji pertahanan planet pertama yang mendemonstrasikan tubrukan pesawat ruang angkasa ke asteroid untuk memindahkan posisi asteroid itu sedikit di luar angkasa. Ini adalah hal semacam, jika Anda perlu, yang akan Anda lakukan bertahun-tahun sebelumnya untuk memberikan dorongan kecil pada asteroid untuk mengubah posisinya sehingga Bumi dan asteroid tidak akan berada di jalur tabrakan,” kata pemimpin misi, Dr Nancy Chabot dari Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins.

Tubrukan ke Dimorphos sendiri menjadi tantangan besar sebab dalam 50 menit terakhir sebelum tubrukan, DART harus dapat membedakan Dimorphos dengan asteroid Didymos yang berukuran 780 meter agar tidak salah tabrak.

“Karena kecepatan cahaya dan jarak yang terlibat, sungguh tidak mungkin ada pilot yang duduk untuk mengendalikan pesawat ruang angkasa. Tidak ada cukup waktu untuk merespons,” kata Dr Tom Statler, ilmuwan program DART di NASA. (*)

Kredit

Bagikan