Mahasiswa ITB Terpilih Sebagai Pemenang 'Writing Competition Djarum Beasiswa Plus'

user
Agusigit 27 September 2022, 20:11 WIB
untitled

Krjogja.com - BALI - Andi Ameera Sayaka Cakravastia dari Institut Teknologi Bandung menjadi juara pertama karya tulis Writing Competition Djarum Beasiswa Plus. Karya tulis tersebut dari 243 Beswan Djarum 2021/2022. Sebagai juara kedua Gideon Candra Agape dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dan juara ketiga Alma Anindita dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Sedangkan untuk kategori Eksakta juara pertama diraih Najla Rasikha Putri Harza dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, juara kedua Ridha Albary dari Institut Teknologi Bandung dan juara ketiga Salma Firdaus dari Universitas Airlangga Surabaya.

Pengumuman dilakukan di Hotel Padma Ubud Bali, Jumat (23/9). Lounardus Saptopranolo, Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation mengatakan melalui ajang ini, pihaknya berusaha mewujudkan hasil pemikiran cerdas, kreatif dan inovatif. Hal ini merupakan upaya untuk mendorong para Beswan Djarum (penerima program Djarum Beasiswa Plus) dapat berkontribusi di tengah masyarakat. "Djarum Foundation melalui Program Djarum Beasiswa Plus mengapresiasi pemikiran generasi muda terlebih dari karya tulis pemikiran mereka muncul ide-ide baru yang diharapkan menjadi langkah awal kontribusi mereka pada Indonesia,” papar Lounardus.

Sejak 1984, Djarum Foundation melalui Program Djarum Beasiswa Plus konsisten mendukung pendidikan di Indonesia. Berbagai pelatihan soft skills telah diberikan pada 12.886 mahasiswa-mahasiswi berprestasi.

“Kami berharap program ini dapat mendorong dan mempersiapkan pemimpin yang tidak hanya cerdas dan berkarakter kuat, tetapi juga kritis dan kreatif dalam menciptakan solusi atas fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar,” tambah Lounardus.

Djarum Foundation melalui Program Djarum Beasiswa Plus konsisten mendukung dunia pendidikan di Indonesia.
Writing Competition Beswan Djarum 2021/2022 merupakan salah satu kelanjutan dari berbagai pelatihan soft skills
yang telah diberikan setelah sebelumnya menerima pelatihan Leadership Development. Tahun ini, terdapat
ratusan karya tulis yang dikirim untuk mengikuti Writing Competition di babak final tingkat regional dan hanya 16
besar yang lolos ke babak final tingkat nasional.

Para finalis tingkat nasional telah melakukan presentasi karya tulis yang diuji dewan juri, antara lain Prof Dr Ir Ronny Rachman M Rur Sc Guru Besar dari Institut Pertanian Bogor, Joko Intarto sebagai CEO Jagaters yang mengelola 34 studio produksi video conference di Jakarta serta Zulfika Satria Kusharsanto ST MT MSc, seorang Perekayasa Ahli Muda di Badan Riset dan Inovasi Nasional merangkap Alumni Beswan Djarum 2011/2012.

Ronny Rachman, Ketua Dewan Juri Tingkat Nasional, mengungkapkan, pihaknya senang sekali bisa melihat langsung 16 finalis mempresentasikan karya tulisnya. "Hal yang paling menggembirakan adalah tahun ini topik yang diangkat cukup beragam dan relevan dengan permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat," ucapnya.

“Kami dewan juri memilih karya tulis Aplikasi berSATU dan Oksimeter Janin Non-Invasif karena ide mereka
menarik dan solutif. Isu di bidang olahraga masa depan atlet dan kesehatan bayi akibat kekurangan oksigen
adalah isu yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Kami berharap karya tulis mereka ini menjadi langkah awal
generasi muda yang peduli terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Sekaligus hasil pemikiran yang
cemerlang dari para generasi muda sangat berharga untuk membangun bangsa di masa mendatang,” terang Ronny. (Sal)

Kredit

Bagikan