Pound Sterling Makin Loyo, Inggris Sudah Masuk Resesi?

user
Danar W 28 September 2022, 13:10 WIB
untitled

Krjogja.com - LONDON - Pemerintah Inggris berencana untuk menjalankan kebijakan pemotongan pajak. Rencana pemotongan pajak di Inggris ini diperkirakan mencapai 45 miliar pound sterling. Langkah ini dijalankan untuk mengurangi beban masyarakat karena adanya peningkatan pengeluaran besar-besaran akibat lonjakan biaya energi.

Tentu saja, rencana pemotongan pajak di Inggris ini membuat investor gelisah mengenai ekonomi negara itu. Alasannya, pemotongan pajak ini akan membuat pemerintah mengambil mencari utang yang lebih besar untuk menutupi pengeluaran atau belanja negara.

Dampak dari rencana pemotongan pajak tersebut sudah terlihat. Nilai tukar pound sterling terhadap beberapa mata uang utama dunia langsung menurun.

Dilansir dari CNBC International, Rabu (28/9/2022) nilai tukar pound sterling surut hampir 3,6 persen terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat 23 September 2022, dan diperkirakan terus jatuh ketika pasar dibuka kembali.

Pada Senin pagi 26 September 2022 waktu setempat di London, nilai tukar pound sterling turun mencapai level terendah sepanjang masa di bawah USD 1,04.

Nilai pound sterling kemudian sedikit pulih pada Selasa pagi, diperdagangkan di sekitar USD 1,08, tetapi tetap berada di angka terendah dalam 37 tahun.

Tak hanya terhadap dolar AS, nilai tukar pound sterling terhadap euro juga anjlok.

Euro saat ini diperdagangkan sekitar £0,89 - naik dari £0,84 pada awal tahun, meskipun zona euro menghadapi tantangan signifikannya sendiri, mulai dari krisis energi hingga risiko resesi.

Selain penurunan drastis pound sterling, imbal hasil obligasi pemerintah Inggris juga meroket mengikuti anggaran pemerintah - yang berarti harga telah turun drastis (imbal hasil obligasi bergerak berbanding terbalik dengan harga).

Hasil yang melonjak dan pound sterling yang merosot telah menyebabkan beberapa pemberi pinjaman hipotek menghentikan pinjaman rumah baru dan menarik penawaran hipotek tertentu.(*)

Kredit

Bagikan