Cara Praktis Menghitung PPH 4 Ayat 2 Bagi UMKM

user
Ary B Prass 28 September 2022, 14:17 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Sebagai warga negara yang baik dan bijak sudah sepantasnya untuk tertib pajak. Lapor eSPT PPH 4 Ayat 2 pajak merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap warga negara yang memiliki penghasilan, khususnya yang sudah memiliki NPWP.

ESPT PPH 4 Ayat 2 / PPh Final adalah pajak penghasilan atas jenis penghasilan-penghasilan tertentu yang bersifat final dan tidak dapat dikreditkan dengan Pajak Penghasilan terutang. Istilah final di sini berarti bahwa pemotongan pajaknya hanya sekali dalam sebuah masa pajak dengan pertimbangan kemudahan, kesederhanaan, kepastian, pengenaan pajak yang tepat waktu dan pertimbangan lainnya.

Objek yang dikenakan ESPT PPH 4 Ayat 2 terdiri dari, omzet penjualan sebuah usaha di bawah Rp 4,8 miliar dalam 1 tahun masa pajak, Bunga dari deposito dan jenin- jenis tabungan, bunga obligasi, hadiah berupa lotre atau undian, transaksi saham dan surat berharga lainnya, transaksi pengalihan asset, dan pendapatan tertentu yang diatur dalam peraturan pemerintah.

Pembayaran Pajak Penghasilan final ini dilakukan dengan dua cara atau mekanisme, yaitu  mekanisme Pemotongan dan membayar sendiri.

Tidak seperti kewajiban pajak lainnya. UMKM ESPT PPH 4 Ayat 2 / PPh final hanya perlu membayar pajak final setiap bulannya dan melakukan validasi NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) yang diterima saat setor pajak tersebut sebagai bukti pembayaran dan pelaporan PPh Final.

Lantas, Bagaimana cara menghitung dan menyetor ESPT PPH 4 Ayat 2 / PPh final UMKM yang paling mudah? dan juga mendapatkan laporan tahunan secara otomatis? Cara paling praktis adalah dengan menggunakan aplikasi  PPh final 1% Mekari KlikPajak.

Hitungnya otomatis dan bayar pajaknya juga cukup 1 klik saja, tanpa perlu repot membuat ID billing terlebih dahulu dan antre di bank. Di akhir masa pajak, Anda juga bisa mendapatkan lampiran PDF untuk laporan SPT Tahunan Badan atau Pribadi (SPT 1770) secara otomatis.

Pertama – tama daftar/masuk aplikasi PPh Final 1% Mekari KlikPajak. Kemudian masukkan data faktur penjualan dan dapatkan hasil perhitungan pajak secara otomatis. Selanjutnya klik “Setor Pajak”, pastikan Anda memiliki cukup saldo untuk membayar pajak terutang pada sistem Cash Management Mekari KlikPajak. Setelah itu, dapatkan NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) sebagai bukti pembayaran Anda. (*)

Kredit

Bagikan