Asteroid Picu Tsunami Setinggi 1,6 Km

user
Ivan Aditya 07 Oktober 2022, 02:32 WIB
untitled

Krjogja.com - AMERIKA - Sekitar 66 juta tahun lalu, sebuah asteroid sebesar kota menghantam Bumi hingga memusnahkan dinosaurus serta memicu kepunahan 75 persen hewan dan tumbuhan di Bumi. Asteroid sebesar 14 kilometer yang bernama asteroid Chicxulub itu meninggalkan kawah sebesar 100 kilometer setelah menghantam Semenanjung Yucatan, Meksiko.

Peningkatan suhu Bumi, gumpalan partikel padat di udara, persebaran butiran debu halus, kebakaran hutan, serta sisa-sisa asteroid yang terlempar dan jatuh kembali ke Bumi terjadi setelah hantaman itu. Tsunami global selama 48 jam yang mengitari Bumi turut terjadi akibat hantaman itu.

Dalam penelitian terbaru yang dipublikasi pada Jurnal American Geophysical Union Advances, ilmuwan menemukan pergerakan air dan kekuatan tsunami melalui 120 inti sedimen laut. Ilmuwan juga menjalankan simulasi komputer yang memperlihatkan tsunami global itu.

Menurut studi, tsunami itu cukup kuat untuk membentuk ombak-ombak setinggi lebih dari 1,6 kilometer. Tsunami itu juga bergerak ribuan kilometer dari tempat hantaman asteroid.

“Tsunami ini cukup kuat untuk mengganggu dan mengikis sedimen di cekungan laut di belahan dunia, meninggalkan celah dalam catatan sedimen atau tumpukan sedimen yang lebih tua,” jelas penulis utama Molly Range. (*)

Kredit

Bagikan