Cabuli Anak Asuh Hampir Dua Tahun, Oknum Pimpinan Panti Asuhan Diamankan Polres

user
Ary B Prass 10 Oktober 2022, 12:27 WIB
untitled

Krjogja.com - KULONPROGO - Petugas Satreskrim Polres Kulonprogo mengamankan oknum pimpinan salah satu panti asuhan di Kalurahan Hargowilis Kapanewon Kokap, MT (46), atas tuduhan dugaan tindakan pencabulan terhadap sejumlah anak asuhnya.


Perlakuan tidak senonoh terhadap anak di bawah umur tersebut ternyata sudah berlangsung selama dua tahun sejak 2020-2022.

"Benar memang ada laporan dugaan pencabulan yang dilakukan salah satu pimpinan panti asuhan di Kapanewon Kokap yang korbannya anak asuh sendiri masih di bawah umur. Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses pemeriksaan oleh Satreskrim, tersangka sudah kita tahan di mapolres," kata Plh Kasi Humas Polres setempat, Iptu Dwi Wijayanto, kemarin.

Diungkapkan, tindakan dugaan pencabulan telah berlangsung selama hampir dua tahun tapi baru dilaporkan korban pekan kemarin. "Laporannya tanggal 3 Oktober 2022, sedangkan dugaan tindakan pencabulannya sudah dilakukan sejak 2020 silam sampai pertengahan 2022," tegasnya.


Dwi enggan menyebutkan tindakan pencabulan yang dilakukan oknum MT. "Karena kasus ini sedang didalami petugas, saya belum berani mengungkapkan bentuk pencabulan dan modusnya. Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya. Yang pasti pelaku sudah kita tahan," tuturnya.

Mengenai korban, saat ini sedang dalam pengawasan dan pendampingan Dinas Sosial Kulonprogo. Korban mengikuti pemulihan trauma untuk membantu proses pengungkapan kasus pencabulan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Krjogja.com, korban yang melapor ke Polres Kulonprogo sebanyak dua orang. Petugas masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disnos PPPA) Kulonprogo, Drs Yohanes Irianta kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendampingan dan segera melakukan visum di RSUP Dr Sardjito.

"Sebenarnya kasus dugaan pencabulan ini sudah lama tercium tapi karena tidak ada yang melapor, sehingga belum bisa membuktikan," ungkapnya.

Oknum pimpinan panti asuhan, MT tersandung kasus bukan kali pertama. Sekitar 10 tahun lalu, yang bersangkutan juga pernah mendekam di Rutan Kelas IIB Wates atas tuduhan penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) santri. (Rul)

Kredit

Bagikan