Dua Kasus Narkoba, Dua Tersangka Diamankan

user
Danar W 12 Oktober 2022, 17:50 WIB
untitled

Krjogja.com - PURBALINGGA - Satresnarkoba Polres Purbalingga menangkap MI (21) warga Desa Ramee Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireun, Aceh dan FH (28) warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Keduanya sama-sama terjerat kasus narkoba dalam aksi terpisah. Kedua tersangka diamankan di dua lokasi berbeda dalam kurun waktu dua hari.

"Yang pertama diamankan yaitu tersangka MI, karena menjual obat daftar G di wilayah Kecamatan Kutasari pada Minggu, 25 September 2022," tutur Wakapolres Purbalingga, Kompol Pujiono dalam keterangan persnya, Rabu (12/10/2022).

Modus laki-laki lajang itu dengan membuka warung di komplek pasar dan berjualan sembako. Di warung itu pula MI menjual obat daftar G.

Didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Achirul Yahya dan Kasi Humas Iptu Edi Rasio, Pujiono menambahkan kasus kedua dengan tersangka FH diungkap di wilayah Kecamatan Bukateja pada Senin (26/9/2022). Modus FH membeli psikotropika secara online.

"Setelah barang dikirim dan sampai kemudian dikonsumsi untuk sendiri," ujar Pujiono.

Barang bukti yang diamankan dari dua kasus tersebut berupa 75 butir obat Hexymer, 34 butir obat jenis Tramadol, 19 butir Trihexyphenidil, 3 lempeng berisi 30 butir Alprazolam, dua kotak paket Kadus kecil atas nama tersangka sebagai penerima barang, sejumlah uang tunai dan telepon genggam.

Wakapolres menambahkan kepada tersangka penyalahgunaan obat daftar G dikenakan Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 Miliar.

"Sedangkan kasus psikotropika, dikenakan pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 Juta," pungkasnya. (Rus)

Kredit

Bagikan