Peringatan 20 Tahun Bom Bali, BNPT Siap Melindungi dan Dukung Korban Terorisme

user
Agusigit 14 Oktober 2022, 17:33 WIB
untitled

Krjogja.com - BALI – Memperingati 20 tahun Tragedi Bom Bali, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT), Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH, berkomitmen terus mendukung pemenuhan hak dan kebutuhan korban terorisme. Dalam hal ini, BNPT bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK RI) menjadi lembaga utama yang bertanggungjawab atas perlindungan korban terorisme.

"Pemberian perlindungan serta menghormati hak dan kebutuhan para korban merupakan elemen penting dalam upaya Indonesia melawan terorisme, BNPT bersama mitra-mitra kami akan selalu berusaha memajukan hak dan kebutuhan para korban," ungkap Boy Rafli dalam acara Peringatan 20 Tahun Bom Bali yang diselenggarakan di Nusa Dua dan dilanjutkan di Tugu Peringatan Bom Bali/Ground Zero di Jalan Legian Kuta Bali, seperti disampaikan Biro Humas BNPT, Jumat (14/10/2022)

Upaya pemenuhan hak korban didukung melalui Pilar Kedua Perpres No 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) yang fokus pada perlindungan saksi dan korban. Salah satu aksi dari pilar ini adalah membentuk ‘dana perwalian korban’ untuk memenuhi kebutuhan korban, termasuk keluarganya. Ini adalah salah satu bentuk. negara hadir melindungi dan membantu warganya dari ancaman terorisme.

Hingga saat ini tercatat lebih dari 700 korban aksi teror telah menerima uluran tangan dari pemerintah melalui bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis serta bantuan finansial kepada keluarga korban..

Kepala BNPT menambahkan, inovasi terus dilakukan sebagai bentuk perlindungan korban diantaranya Silaturahmi Kebangsaan antara penyintas dan mantan pelaku terorisme, Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) dan Warung NKRI yang memberikan kekuatan kepada mereka.

Menutup rangkaian acara, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap peringatan ini menjadi pemersatu untuk terus meningkatkan sinergisitas kolaborasi dalam menangani terorisme. "Terorisme ternyata adalah ancaman nyata bagi kita semua, terorisme tidak mengenal batas negara dan bisa menyasar siapa saja," katanya.

Acara peringatan 20 tahun Bom Bali dihadiri tokoh-tokoh seperti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua LPSK Hasto Atmojo, Ka Densus 88 AT Polri dan para sesepuh/senior Polri serta tamu negara sahabat. (*)

Kredit

Bagikan