Iran Semakin Mencekam, Kemlu RI: Belum Ada Rencana Evakuasi WNI

user
Danar W 14 Oktober 2022, 22:10 WIB
untitled

Krjogja.com - TEHERAN - Situasi di Iran belakangan masih kacau, bahkan memburuk. Demonstrasi yang terus berkembang pascakasus kematian Mahsa Amini membuat situasi semakin tak terkendali.

Ratusan orang juga telah menjadi korban tewas akibat kerusuhan tersebut.

KBRI Teheran mencatat terdapat 397 WNI yang tinggal di Iran dan tersebar di 14 kota.

Namun, pemerintah Indonesia belum memiliki rencana untuk mengevakuasi WNI karena masih berada dalam kondisi aman.

"KBRI terus menjalin komunikasi dengan komunitas masyarakat yang ada di sana, yang kebanyakan mahasiswa," kata Joedha Nugraha, Dirjen PWNI dan BHI dalam press briefing pada Kamis (13/10/2022).

Joedha juga mengatakan bahwa kondisi mereka aman dan tidak terkena dampak secara langsung dari peristiwa tersebut. Lebih penting lagi, tidak ada WNI yang terlibat dalam aksi demonstrasi tersebut.

"Kebutuhan pokok pun saat ini masih tersedia di sana," ujar Joedha lagi.

Ia juga menambahkan bahwa KBRI terus menjalin komunikasi dengan para WNI, dan terus menyampaikan imbauan masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.

Berbeda dengan Indonesia, Prancis telah meminta warganya untuk menyelamatkan diri dengan meninggalkan Iran.

Prancis pada Jumat 7 Oktober mendesak semua warga negaranya untuk meninggalkan Iran sesegera mungkin karena mereka dianggap berisiko mengalami penahanan sewenang-wenang.

"Warga Prancis yang berkunjung, termasuk yang memiliki kewarganegaraan ganda, menghadapi risiko tinggi penangkapan, penahanan sewenang-wenang, dan persidangan yang tidak adil," kata kementerian luar negeri Prancis di lamannya.

Prancis pekan ini mengecam Iran atas "praktik-praktik kediktatoran" serta penahanan yang dialami dua warga negaranya.

Penahanan itu dilakukan Iran setelah kedua warga Prancis itu dalam sebuah video yang disiarkan pada hari Kamis 6 Oktober terlihat mengaku melakukan pemata-mataan.(*)

Kredit

Bagikan