Masyarakat Indonesia Baru 7 persen Memiliki Polis Asuransi

user
Ivan Aditya 03 November 2022, 18:28 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Penetrasi industri asuransi di Indonesia masih sangat rendah di Indonesia masih di bawah 10 persen. Bahkan masyarakat Indonesia yang memiliki polis asuransi secara individu masih di bawah 7 persen dari 270 juta penduduk Indonesia.

Melihat hal tersebut, berarti potensi asuransi di Indonesia masih sangat besar. Untuk bisa menjangkau masyarakat ini, diperlukan agen asuransi yang harus banyak yang harus mendatangani masyarakat untuk memberikan edukasi tentang pantingnya asuransi.

“Di sektor asuransi jiwa, para agen asuransi adalah garda terdepan. Sehingga, seorang agen asuransi jiwa haruslah profesional karena harus berhubungan dengan banyak orang setiap hari. Melalui para agen, produk asuransi bisa diterima dan membantu masyarakat memproteksi masa depan mereka,” kata Agen Asuransi Jiwa anggota MDRT Indonesia, Miliana Marten, pada acara peluncuran buku Jejak Langkah Para Pemenang, di Jakarta, Kamis (03/11/2022).

Dikatakan, selama ini agen asuransi 80 persen merupakan pekerja part time, sehingga banyak para agen asuransi yang tidak terlalu fokus dalam memberikan edukasi asuransi kepada masyarakat. “80 persen agen asuransi kerjanya part time, sehingga ada juga yang tidak betah dan meninggalkan industri ini. Sehingga banyak dari mereka tidak berhasil menjadi agen profesional,” tegasnya.

Dikatakan, kisah sukses pada agen asuransi jiwa tidak diraih dalam sekejap. Ada tantangan yang dilewati sedemikian hebatnya. Namun karena mereka bertahan dan bangkit, maka kesuksesan pun dapat diraih.
Sejumlah agen asuransi jiwa di Indonesia terbukti telah menjalankan pesan dari ketiga motivotor dan berhasil meraih kesuksesan.

Bahkan telah masuk dalam kategori agen asuransi jiwa profesional bertaraf internasional yang tergabung dalam wadah Million Dollar Round Table (MDRT). Mereka pun terus melakukan sosialisasi dan berbagi pengalaman meraih sukses kepada masyarakat agar menjadikan agen asuransi sebagai profesi yang layak untuk dijalani, sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan industri asuransi jiwa di Indonesia.

Dikatakan, lewat buku Jejak Langkah Para Pemenang ini mengulas 50 kisah sukses yang Inspiratif dari agen-agen asuransi jiwa berstandar Internasional ini, secara detail menceritakan perjalanan panjang para agen MDRT ini mulai dari alasan mereka memilih profesi ini, bagaimana mereka bertahan dan mengatasi hambatan dan rintangan di bisnis ini hingga mindset dan motivasi serta kiat-kiat apa yang membuat mereka sukses sebagai agen asuransi.

“Didorong oleh keinginan yang kuat dari para agen asuransi jiwa untuk memajukan industri asuransi jiwa terutama dalam peningkatan jumlah agen asuransi yang akan berimbas kepada peningkatan masyarakat Indonesia yang memiliki polis asuransi jiwa.

Dipaparkan buku ini, melibatkan para agen asuransi jiwa dari 13 perusahaan asuransi yang telah mencapai kualifikasi MDRT, sebuah standar internasional untuk para agen asuransi jiwa. Artinya, buku ini tidak dikeluarkan oleh MDRT secara organisasi melainkan oleh agen-agen asuransi yang tergabung dalam MDRT yang ingin membagikan kisah suksesnya di industri ini agar bisa menjadi role model bagi agen asuransi lain sehingga bisa memajukan industri asuransi jiwa.

Sementara itu, Dedy Setio, yang juga mewakili dari 50 agen MDRT mengatakan, ada banyak hal menarik dari buku tersebut hingga layak dimiliki oleh para agen asuransi jiwa, maupun pembaca dari kalangan masyarakat umum yang berminat dengan profesi sebagai agen asuransi jiwa. Menurutnya saat ini ada 570 ribu agen asuransi jiwa di Indonesia. Dan hanya sekitar 2600 an yang menjadi agen MDRT atau hanya sekitar 0,4 persen.

“Dengan latar belakang para agen yang berbeda-beda yang membuktikan bahwa setiap orang bisa sukses di bisnis asuransi jiwa apapun latar belakangnya. Selanjutnya perihal mindset dan value yang dimiliki tiap agen untuk menjadi sukses di bisnis ini. Tak kalah pentingnya juga perihal ide-ide penjualan yang bisa diterapkan oleh agen-agen asuransi, serta kiat-kiat sukses yang bisa ditiru dan diaplikasikan oleh para agen asuransi,” kata Dedy. (Lmg)

Kredit

Bagikan