COVID-19 Terus Naik, Ini Kata Menkes Budi

user
Tomi Sujatmiko 11 November 2022, 22:38 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Di tengah kasus COVID-19 Tanah Air yang terus naik, keterisian tempat tidur (Bed Occupany Rate/BOR) rumah sakit secara nasional dalam batas aman. Bahkan masih cukup banyak tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini keterisian tempat tidur rumah sakit untuk COVID-19 di angka 20.000-an. Sementara itu, jumlah kapasitas BOR RS mencapai 160.000 sampai 170.000.

"Rumah sakit kita kan (kapasitas) tempat tidurnya 160.000 sampai 170.000-an. Waktu puncak (Omicron) kemarin (keterisian tempat tidur) 100.000-an," katanya saat ditemui Health Liputan6.com usai acara 'Penganugerahan kepada Para Tenaga Kesehatan Teladan 2022' di Hotel Sultan Jakarta pada Jumat, 11 November 2022.

"Sekarang terisi masih dikisaran 20.000-an, jadi room-nya (BOR) masih cukup banyak."

Berdasarkan Laporan Harian COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 10 November 2022, keterisian tempat tidur COVID-19 terlihat meningkat dalam beberapa hari terakhir. Walau begitu, angka keterisian masih 10 persen.

Berikut ini keterisian tempat tidur rumah sakit untuk pasien COVID-19 dalam seminggu terakhir:

4 November 2022: 9,26 persen
5 November 2022: 9,71 persen
6 November 2022: 9,79 persen
7 November 2022: 10,01 persen
8 November 2022: 10,35 persen
9 November 2022: 10,76 persen
10 November 2022: 10,94 persen
Data Kemenkes hingga 10 November 2022 juga menunjukkan, 5 provinsi dengan BOR RS untuk pasien COVID-19 teratas. Kelima provinsi yang dimaksud antara lain:

Sumatera Selatan 23,82 persen
Yogyakarta 20,87 persen
Kalimantan Timur 15,10 persen
Jawa Timur 14,77 persen
Kalimantan Utara 14,50 persen

Selain keterisian tempat tidur rumah sakit COVID-19 nasional, menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, Bed Occupany Rate/BOR di RS Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta juga terbilang rendah. Persentase BOR di bawah 20 persen.

"Kalau kita lihat sampai sekarang masih ada kok (pasien) yang masuk Wisma Atlet Ya, masih rendah BOR-nya juga, masih sekitar di bawah 20 persenan," lanjutnya.

Pada data terakhir yang dipublikasikan tertanggal 27 Oktober 2022, jumlah pasien rawat inap RSDC Wisma Atlet Kemayoran (Tower 5, 6 dan 7) sebanyak 33 orang. Semula 30 orang, kemudian bertambah 3 orang.

Jumlah pasien RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang tercatat sejak tanggal 23 Maret 2020 - 26 Oktober 2022 adalah 166.142 orang.

Di RSDC Wisma Atlet Pademangan (Tower 4, 8, 9 dan 10), jumlah pasien rawat inap bahkan sudah tidak ada lagi alias nihil pasien. Jumlah pasien yang tercatat sejak tanggal 14 Maret 2022 - 27 Oktober 2022 adalah 12.535 orang. (*)

Kredit

Bagikan