Perusahaan di Thailand Pekerjakan Monyet Memetik Kelapa

user
Ivan Aditya 19 November 2022, 10:45 WIB
untitled

Krjogja.com - THAILAND - Berdasarkan penyelidikan organisasi pecinta hewan PETA, terdapat beberapa perusahaan pemasok minuman yang menahan monyet di penangkaran, disiksa, dan dipekerjakan memetik kelapa untuk memenuhi pasokan.

Meski PETA menemukan praktik kejam itu, namun masih banyak perusahaan yang membeli santan dari perusahaan pemasok itu, salah satunya perusahaan pengirim makanan asal Jerman bernama HelloFresh.

PETA menemukan HelloFresh tetap membeli santan dari perusahaan pemasok yang diketahui mempekerjakan monyet. PETA mengungkap HelloFresh juga enggan mengganti pemasok kelapa meskipun penyelidikan telah mengungkap praktik kejam sistemis yang dilakukan pemasok itu di Thailand.

"Meskipun telah mengetahui selama bertahun-tahun tentang merajalelanya penggunaan tenaga kerja monyet di industri kelapa Thailand dan setelah rekaman baru dari PETA Asia melibatkan dua pemasok santannya, HelloFresh masih menolak untuk melakukan hal yang benar dengan memindahkan rantai pasokan santannya dari Thailand," jelas PETA.

Dua perusahaan pemasok yang PETA maksudkan mempekerjakan monyet adalah Suree dan Aroy-D.

“Pemasok Suree menyimpan monyet dirantai di tanah yang tergenang air atau petak-petak tanah yang berserakan sampah dengan hampir tidak ada perlindungan dari unsur-unsurnya. Dan seorang pekerja di Suree memberi tahu penyelidik monyet akan dipaksa memetik kelapa selama lebih dari satu dekade sebelum ‘pensiun’ – dirantai selama sisa hidup mereka," jelas PETA.

PETA juga mengungkap praktik kejam mempekerjakan monyet adalah masalah besar di Thailand.

"Kami tidak menemukan satu pun pemasok bebas monyet di Thailand, meskipun kami secara aktif mencarinya. Kami sekarang mengatakan ‘jangan membeli santan yang bersumber dari Thailand’," jelas Jason Baker, wakil presiden senior PETA Asia. (*)

Kredit

Bagikan