Jokowi Sebut Pemimpin Berambut Putih, Pakar Komunikasi Politik Ungkap Sosok Ini

user
Tomi Sujatmiko 27 November 2022, 10:21 WIB
untitled

Krjogja.com - Jakarta - Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menguarai makna tersirat dari penyataan Presiden Jokowi, soal memilih calon pemimpin. Diketahui, Jokowi sempat menyebut calom pemimpin harus turun ke bawah, dahinya banyak kerutan hingga rambutnya putih.

Emrus melakukan bedah singkat, menurut dia, kalimat tersebut tidak dapat disampaikan secara denotatif namun konotatif. Sebab, turun ke bawah bukan artinya turun tangga, rambut putih dan kerut wajah bukan berarti tua.

“Kita harus melihat yang tersirat bukan tersurat. Rambut putih yang saya tangkap mengartikan dia sosok senior, sudah berpengalaman. Kemudian wajah penuh kerut di dahi, artinya dia seorang pemikir bagaimana cara mensejahterakan rakyat dan turun ke bawah. artinya langsung bersentuhan dengan rakyat,” jelas Emrus kepada Liputan6.com, Minggu (27/11/2022).

Namun Emrus tidak menampik kendati banyak yang mempersepsikan pernyataan Jokowi kepada Ganjar Pranowo yang seluruh rambut sudah memutih. Sebab, teori dari makna komunikasi dibentuk dari siapa yang mendengarnya.

“Karena saat kita ingin tahu makna asli dari yang mengetahui makna dari yang disampaikan apa dari yang berbicara kita harus tanya langsung, apakah benar itu untuk sosok tertentu? Saya harus deep interview dulu ke Pak Jokowi, kiranya seperti itu,” jelas Emrus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan ciri-ciri pemimpin yang dekat dan memikirkan rakyatnya. Pemimpin tersebut bisa dilihat dari raut wajah hingga rambutnya yang memutih.

Ciri-ciri Pemimpin Versi Jokowi

Jokowi menyampaikan itu di hadapan relawannya pada acara Gerakan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

"Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat. Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua, ada, ada itu," kata Jokowi.

Jokowi juga lalu sosok pemimpin lainnya berwajah bersih. Jokowi pun mengulangi pernyataannya bahwa pemimpin yang memikirkan rakyatnya berambut putih.

"Saya ulang, jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya. Kalau wajahnya cling, bersih, tidak ada kerutan di wajahnya, hati-hati. Lihat juga, lihat rambutnya. Kalau rambutnya putih semua, ya ini mikirin rakyat ini," katanya. (*)

Kredit

Bagikan