Polres Temanggung: Orang Tua Harus Peduli Cegah Peredaran Narkoba di Kalangan Anak

user
Ary B Prass 02 Desember 2022, 12:47 WIB
untitled

TEMANGGUNG - Kepolisian Resort Temanggung menghimbau pada orang tua untuk memantau pergaulan anak-anaknya. Sebab kini marak peredaran pil daftar G di kalangan anak-anak dan remaja. Penjualnya tidak hanya kaum laki-laki namun juga perempuan.
 
"Kami menangkap penjual pil daftar G yang dilakukan sepasang kekasih," kata Kasat Narkoba Polres Temanggung AKP Bambang Sulistyo, Kamis (1/12/2022).
 
Dia mengatakan penjualan pil daftar G merebak dilakukan perempuan yang dinilai lebih luwes. Penjual pil daftar G dari seorang perempuan bisa menyembunyikan atau tidak mudah ketahuan masyarakat. 
 
Dikatakan Polres menangkap sepasang kekasih warga Temanggung karena menyimpan dan mengedarkan pil daftar G. Penyidik menjeratnya dengan pasal 196 yo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3), subsider Pasal 197 yo Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. 
 
"Mereka yang ditangkap adalah Temin (47) warga Desa Wonosari Kecamatan  Bulu dan Nin (29) warga Desa Pagersari Kecamatan Tlogomulyo. Keduanya ditangkap di sebuah rumah di Dusun Ngempon RT 07 RW 01  Desa Pagersari Kecamatan Tlogomulyo Temanggung," kata dia.
 
Dikemukakan dari penggeledahan petugas menemukan barang bukti antara lain 266 butir pil daftar G, tas, dompet, telphon genggam dan sepeda motor.
 
"Jadi tersangka membeli pil Yarindo kemudian dikemas ulang menjadi paketan kecil, tiap paket berisi 10 butir. Tiap paket dijual seharga Rp 30.000," kata dia. 
 
Dia mengatakan dari keterangan keduanya, pil daftar G yang didapatkan dari Rudi yang kini menjadi buron. "Asal muasalnya, barang dibeli dari luar kota," kata dia. 
 
Kedua tersangka, ujarnya, diancaman hukuman pidana penjara paling lama 10  tahun dan pidana denda paling banyak Rp 1 miliar.
 
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Daniel Indra Hartoko mengatakan peran orang tua dalam pemberantasan narkoba seperti pil daftar G sangat penting.
 
Orang tua mengontrol pergaulan anak, jangan sampai masuk di komunitas yang rentan pada peredaran narkoba. 
 
"Nasehat orang tua sangat diperhatikan anak, jangan sampai anak bebas dalam pergaulan, bekali anak dari keluarga," ujarnya.
 
Dia mengatakan keluarga dan kepolisian harus bekerja sama dalam pemberantasan dan pencegahan narkoba di kalangana anak-anak. Mereka adalah tumpuan masa depan bangsa, atau generasi penerus. 
 
"Kami DPRD ikut dalam sosialisasi pencegahan peredaran narkoba dan mendukung penegakkan hukum pada pelaku peredaran narkoba," katanya. 
 
Temin mengatakan sengaja melibatkan tunangannya untuk menjual obat daftar G untuk mendapatkan uang tambahan dari bertani. Obat didapatkan dari Rudi selanjutnya dijual pada teman-teman dan anak sekolah dengan harga terjangkau.
 
"Saya mengkonsumsi obat untuk bersenang-senang dengan tunangan, sebagian lantas di jual karena hasil besar," kata dia.  
 
Nin mengatakan mengkonsumsi pil tiga kali untuk dipergunakan doping saat mengolah sawah. "Sebagian dijual karena hasilnya lumayan, dibanding hasil panen," ujarnya. (Osy)    

Kredit

Bagikan