Hasil Uji Lie Detector Nyatakan Ferdy Sambo Berbohong

user
Ivan Aditya 08 Desember 2022, 04:37 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Terdakwa Ferdy Sambo buka suara hasil lie detector atau alat pengetes kebohongan saat pemeriksaan oleh penyidik tim khusus Polri terkait kasus pembunuhan Brigadir J beberapa waktu lalu. Sambo mengaku hasilnya ketahuan berbohong.

Fakta itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan perihal hasil dari pemeriksaan Poligraf tersebut. Apakah Ferdy Sambo melakukan penembakan terhadap Brigadir J.

"Saudara saksi, pernah saudara diperiksa dengan alat poligraf?" tanya JPU.

"Pernah," jawab Sambo.

"Di dalam pertanyaan di poligraf, saudara ditanyakan apakah saudara melakukan penembakan terhadap Yosua, jawaban saudara apa?" tanya JPU kembali.

"Tidak," ujar Sambo.

JPU lalu memancing mantan Kadiv Propam itu untuk membeberkan hasil lie detector.

"Sudahkah hasilnya saudara ketahui?" tanya JU.

"Sudah," singkat Sambo

"Apa?" tanya JPU kembali.

"Tidak jujur," timpal Sambo.

"Terima kasih majelis," kata JPU.

Setelah mendengar itu, Sambo lantas menyatakan bahwa keterangan dari alat pendeteksi kebohongan itu tidak bisa dijadikan bukti dalam persidangan. Sehingga dia meminta agar pertanyaan itu jangan sampai membingkainya pembohong.

"Jadi setahu saya poligraf itu tidak bisa digunakan dalam pembuktian di pengadilan, hanya pendapat saja. Jadi jangan sampai framing ini membuat media mengetahui bahwa saya tidak jujur," kata Sambo. (*)

Kredit

Bagikan