Kabupaten Bekasi Siaga Satu Bencana

user
Ivan Aditya 08 Desember 2022, 05:32 WIB
untitled

Krjogja.com - BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi menetapkan status siaga satu untuk menghadapi bencana yang berpotensi terjadi jelang akhir 2022. Status itu diberlakukan hingga Maret 2023.

"Kami sudah tetapkan siaga satu sampai Maret nanti. Jadi selalu ada tim yang 24 jam turun ke lapangan jika dibutuhkan evakuasi. Kami sudah sosialisasi melalui camat kepada warga bahwa jika hujan sudah turun lebih dari satu jam maka harus waspada," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Dia mengatakan, sebagai daerah dataran rendah, banjir menjadi potensi bencana tertinggi di Kabupaten Bekasi. Apalagi, terdapat sejumlah aliran sungai besar yang melintasi wilayah ini.

Untuk mengantisipasi dampak buruk bencana, beberapa waktu lalu Dani meninjau kondisi titik tanggul sungai yang kritis, seperti di Kecamatan Kedungwaringin dan Cabangbungin.

"Salah satu titik persoalannya ada di Cibeet dan solusi penanganan banjir Sungai Cibeet dengan membangun bendung di bagian hulu seperti di wilayah Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Pemerintah, lanjut dia, sudah merencanakan pembangunan bendung di Sungai Cibeet, Kabupaten Bogor. Namun pembangunannya sempat tertunda di tahun kemarin. (*)

Kredit

Bagikan